SIBOLGA | kliksumut.com – Dikenal sebagai Kota Ikan, namun hasil turunan produksi industri perikanan Kota Sibolga tergolong masih minim dan hanya terpaku pada produksi pengolahan ikan asin semata. Hal itu disampaikan Jamaluddin Pohan, Bakal Calon Walikota Sibolga kepada awak media usai melakukan kegiatan pendaftaran dan pengembalian formulir Calon Kepala Daerah pada dua Parpol yakni Gerindra dan Golkar.
Menurut Jamal, pengembangan industri Hilir Perikanan adalah merupakan salah satu hal prioritas yang diusung nanti dalam mengikuti kontestasi pemilihan kepala daerah Serentak Kota Sibolga 2020. ” Pengembangan industri Hilir Perikanan di Kota Sibolga akan menjadi prioritas utama bagi saya dalam mencalonkan diri sebagai Walikota Sibolga,” ujarnya.
Baca : Dua Parpol Tolak Pelantikan Pimpinan DPRD Kota Sibolga
Lanjutnya mengatakan, dengan adanya pengembangan industri hilir perikanan di Kota Sibolga berupa pengolahan ikan hingga menghasilkan berbagai macam produk sudah barang tentu akan mendatangkan banyak keuntungan ekonomi yang tentunya akan memberikan kesejahteraan masyarakat. ” Industri Hilir Perikanan itu bisa saja skala besar namun kita tetap tetap mendorong agar masyarakat bisa berperan dalam industri perikanan dalam bentuk industri rumahan,” tegasnya.
Selain memperhatikan pengembangan industri Hilir Perikanan, Bakal Calon Walikota Sibolga ini juga menyoroti hal lain yang berkaitan erat dengan kesejahteraan masyarakat,seperti masalah kesehatan,pendidikan dan sosial serta peningkatan sumber daya manusia “Jika saya diberi amanah oleh masyarakat untuk memimpin Kota Sibolga, maka kesehatan masyarakat jmenjadi hal utama yang akan difokuskan,” katanya seraya menambahkan masyarakat Sibolga harus sehat selain itu perubahan itu meliputi memajukan rumah sakit dikota Sibolga sehingga Masyarakat yang sakit bisa terlayani dengan baik.
Baca : Bangga, Pemuda Sibolga jadi Duta Bahari di Sail Nias 2019
Sementara disektor pendidikan, Jamaluddin Pohan juga menjanjikan tidak ada lagi nantinya anak-anak usia pendidikan yang tidak bersekolah. “Semua beban sekolah akan ditanggung oleh pemerintah daerah,” tegasnya.








