REPORTER: Swisma Naibaho
EDITOR: Bambang Nazaruddin
KLIKSUMUT.COM| MEDAN – Rektorat Universitas Negeri Medan (Unimed) akan memberikan sanksi kepada mahasiswa Fakultas Teknik (FT) dan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) sesuai peraturan bila terindikasi terlibat bentrok, Selasa (26/3/2024).
“Sanksi tentu akan diberikan kepada mereka jika memang terbukti terlibat. Untuk sanksinya nanti dilihat sesuai pearuran dan tingkat pelanggarannya,” kata Kepala Humas Unimed, Dr M Surip kepada kliksumut.com, Rabu (27/3/2024).
BACA JUGA: Bentrok Berkepanjangan Antar Mahasiswa USU Terjadi, Ini Kata Rektor USU Prof Dr Muryanto S.Sos M,Si
Dijelaskan Surip, saat ini masalahnya sedang diproses pihak dekanat. Karena itu pihak kampus menerapkan proses pembelajaran secara daring kepada mahasiswa di kedua fakultas tersebut.
Sekaitan dengan itu pihak Dekanat FT dan FIK mengeluarkan surat edaran pelaksanaan kuliah daring mulai 27 Maret hingga 16 April 2024 mendatang. Namun proses perkuliahan daring tersebut, kata Surip diberlakukan hanya untuk pembelajaran teori sedangkan untuk praktik tetap dilakukan di lapangan dan laboratorium.
“Perkuliahan daring itu pun masih tetap akan dikaji ulang sesuai perkembangan,” sebut Surip.
Surip juga menyebutkan sampai kini belum ada laporan ke pimpinan terkait kerusakan sejumlah fasilitas kampus dan kerugian yang dialami para dosen dan mahasiswa karena mobil dan sepeda motornya rusak akibat bentrok.
“Begitupun pimpinan sudah mendiskusikan dengan arif dam bijaksana terkait kerusakan kenderaan dosen dan mahasiswa itu,” kata Surip.
BACA JUGA: Dua Kelompok Mahasiswa Universitas HKBP Nomensen Nyaris Bentrok
Namun dia tidak menjelaskan lebih detail seperti apa bentuk sikap arif dan bijaksana yang dimaksud.
Seperti diketahui sejumlah mahasiswa FT dan FIK Unimed terlibat bentrok di dalam kampus, Selasa (26/3/2024) siang. Kedua kubu saling serang menggunakan batu. Akibat bentrokan itu sejumlah fasilitas kampus mengalami kerusakan dan mobil serta kendaraan mahasiswa dan dosen rusak parah terkena lemparan batu.
Surip menjelaskan bentrok yang dipicu soal kesalahan paham antar mahasiswa tersebut tidak berlangsung lama, sekira 10 menit. Pimpinan fakultas hingga dosen berhasil melakukan mediasi dan damaikan, sehingga kondisi kembali kondusif. (KSC)








