Belasan Wartawan Cetak, Online dan Elektronik Serentak Keluar dari Group Media Humas Polres Batu Bara

BATU BARA | www.kliksumut.com – Berawal dari dikeluarkannya salah seorang wartawan Harian Surat Kabar oleh admin group Media Humas Polres Batu Bara, sontak membuat belasan wartawan Cetak, Online dan Elektronik, secara beruntun keluar dari group yang dimaksud, Rabu, (5/1/2020).

Kepada Media, saat di Warung Prestasi persis di samping Polres Batu Bara Haji Guntur Wartawan Harian Realitas merasa menyampaikan dirinya terkejut dikeluarkan oleh Oknum Humas Polres Batu Bara.

Baca juga : Kapolres Batu Bara Temu Ramah Dengan Insan Pers

“Aku terkejut juga kok dikeluarkan dari grup, apa karena aku dianggap terlalu vokal digrup,” ungkap Guntur dengan nada kecewa.

Bacaan Lainnya

Lanjut Guntur, Wartawan butuh informasi dari pihak Polres, karena beritanya cepat didapat wartawan luar Batu Bara, mungkin dipertanyakan digrup itu, “saya langsung dikeluarkan dari grup itu,” ungkap Guntur.

Melihat kondisi tersebut, Sekretaris jenderal (Sekjen) Ikatan Jurnalis Televisi (IJTI) Asahan – Tanjung Balai dan Batu Bara ( Astara )Taufiq angkat bicara, beliau sangat menyayangkan kepada oknum (admin) yang mengeluarkan wartawan senior H Guntur Sinaga dari grup media humas Polres Batu Bara tersebut.

“Kami sangat menyayangkan oknum admin grup Media Humas Polres Batu Bara yang mengeluarkan wartawan senior yang juga penasehat wartawan Batu-Bara H Guntur Sinaga,” ungkapnya.

Baca juga : Polres Batu Bara Gelar Temu Ramah dengan Insan Pers, IJTI Astara Apresiasi Kapolres Batu Bara

Lanjut dikatakan Taufik “Seharusnya dibicarakan dahulu, duduk bersama agar dapat solusi tentang hal-hal yang dianggap perlu. Jangan langsung dikeluarkan begitu saja, sehingga seperti ini kejadiannya,” ujar Taufik yang juga sebagai Wartawan Efarina TV. (Plk)

Pos terkait