KLIKSUMUT.COM | KARO – Dampak bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara dalam sepekan terakhir mulai dirasakan masyarakat. Salah satu yang paling terdampak adalah pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kecamatan Berastagi dan Kabanjahe yang mengalami kendala distribusi.
Akibatnya, SPBU di wilayah Tanah Karo dipadati warga yang rela mengantre siang dan malam untuk mendapatkan BBM. Kondisi ini bahkan memicu kemacetan di sejumlah titik, terutama di sekitar pusat kota Berastagi.
Menanggapi kelangkaan BBM tersebut, Kodim 0205/TK melalui Koramil 03/BT bergerak cepat. Pada Minggu (7/12/2025), Danramil 03/BT Mayor Chb Vincent Bangun mengerahkan seluruh Babinsa untuk turun langsung memantau kondisi di lapangan.
Babinsa Koramil 03/BT, Serka Sujianto, terpantau aktif melakukan monitoring di beberapa SPBU di Kabanjahe dan Berastagi untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar serta mencegah kemacetan panjang akibat antrean warga.
BACA JUGA: Polres Karo Ringkus Dua Pria Saat Pesta Sabu di Penginapan Berastagi
Serka Sujianto menjelaskan bahwa kegiatan monitoring tersebut bertujuan untuk mengantisipasi adanya oknum yang mencoba membeli BBM secara berulang untuk kepentingan pribadi.
“Kegiatan ini sebagai bentuk antisipasi kelangkaan. Jika ada pembeli yang mencoba mengisi BBM berkali-kali, maka akan dicegah agar distribusi tetap adil dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” ujar Serka Sujianto.
Salah satu warga, Indra Fajar Lubis (45), menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Babinsa di SPBU.
“Kami berterima kasih atas kehadiran TNI yang membuat kami merasa lebih aman. Semoga ke depan pasokan BBM kembali lancar dan tidak ada lagi kelangkaan,” ungkapnya.
BACA JUGA: BBM Langka di Berastagi Sepekan Pascabencana, Warga Rela Antre Hingga Malam
Danramil 03/BT, Mayor Chb Vincent Bangun, menegaskan bahwa TNI akan terus hadir membantu masyarakat terutama dalam kondisi darurat seperti saat ini.
“Kami sebagai komando kewilayahan akan terus berkomitmen memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” tegasnya.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa antrean panjang kendaraan yang hendak mengisi BBM berjalan tertib dan aman setelah adanya pengamanan dari Babinsa. Masyarakat tampak lega karena situasi mulai terkendali. (KSC)
REPORTER: Herman Harahap








