Bandel! Bengkel Motor Azkiya Service Terus Buat Bising di Sunggal Kanan

Bandel! Bengkel Motor Azkiya Service Terus Buat Bising di Sunggal Kanan
TEGUR PEMILIK BENGKEL: Kadus dan Babinsa Desa Sunggal Kanan, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang mengingatkan pemilik bengkel sepeda motor Azkiya Service mengenakan kaos (Foto: kanan) untuk tidak melakukan kebisingan dalam operasi bengkel yang dapat mengganggu kenyamanan warga sekitar. (FOTO: Dok. Kadus Desa Sunggal Kanan/Ist)

KLIKSUMUT.COM | DELI SERDANG – Warga Desa Sunggal Kanan, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), dibuat geram dengan aktivitas bengkel sepeda motor Azkiya Service yang tetap beroperasi meski sudah mendapat teguran dari pemerintah desa.

Bengkel yang berlokasi di Jl. Balai Desa, Sunggal Kanan ini kerap menimbulkan kebisingan dari suara knalpot modifikasi yang menggelegar di tengah kawasan padat penduduk.

Menurut warga, suara bising tersebut berasal dari sepeda motor racing bebek yang kerap digunakan pemilik bengkel untuk uji suara di jalanan sekitar.

“Sudah ditegur, sudah disidak, tapi tetap saja dilakukannya. Memang gitu gayanya, sok jagoan,” ujar salah satu masyarakat kepada kliksumut, Senin (3/11/2025).

BACA JUGA: Polres Sergai Musnahkan Knalpot Blong

Warga Resah, Lingkungan Padat Penduduk
Data pemerintah desa mencatat, wilayah Sunggal Kanan dihuni oleh 6.882 jiwa yang terdiri dari 1.886 kepala keluarga. Di antaranya terdapat 410 keluarga dengan balita dan 267 keluarga dengan lansia, kelompok yang paling rentan terhadap dampak kebisingan dan polusi udara.

Masyarakat berharap pemerintah desa dan kecamatan segera bertindak tegas agar kenyamanan warga dapat dipulihkan.

“Kalau gak bisa dinasehati, tutup aja usahanya. Bising kali,” tambah warga lainnya dengan nada kesal.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: WFH Dinilai Tidak Efektif Kurangi Polusi Udara di Jakarta

Sudah Ditegur, Namun Aktivitas Masih Berlanjut
Kepala Dusun setempat membenarkan bahwa pihaknya telah memberikan teguran kepada pemilik bengkel. Namun hingga kini, aktivitas bengkel tersebut masih terus berlangsung tanpa adanya perubahan signifikan.

Ahli: Bahaya Kebisingan dan Gas Knalpot
Dari sisi medis, dr. Sri Utami, Sp.THT-KL, menjelaskan, suara dari knalpot modifikasi dapat menyebabkan gangguan pendengaran serius.

“Bahkan berisiko mengakibatkan tuli permanen jika paparan terjadi dalam jangka panjang,” jelas dr. Sri Utami.

BACA JUGA: Warga Dusun Patumbak Kampung Tuntut Penutupan Gudang Cangkang PT Universal Gloves: Rumah Retak, Sumur Bau dan Ketakutan Terhadap Bahaya Lingkungan

Senada dengan itu, dr. Witono mengingatkan bahwa gas buang tanpa penyaringan dari knalpot juga berbahaya bagi kesehatan.

“Gas knalpot dapat mengganggu fungsi paru-paru dan memicu hipertensi akibat gangguan pada pembuluh darah,” ujar dr. Witono.

Sementara itu, psikolog Siska Dwi Putri, S.Psi, menambahkan bahwa kebisingan terus-menerus dapat memicu stres, gangguan tidur, dan perilaku agresif.

“Gangguan paling berdampak, terutama pada anak-anak dan lansia,” papar psikolog Siska.

BACA JUGA: Suara Bising dari Kafe Warga Jalan Ambai Tidur Hanya 2 Jam

Warga Desak Penertiban Segera
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tindakan lanjutan dari pihak pemerintah desa maupun kecamatan. Warga berharap penertiban segera dilakukan demi menjaga ketertiban umum dan kesehatan lingkungan di Desa Sunggal Kanan. (KSC)

REPORTER: Dody Ariandi


Pos terkait