KLIKSUMUT.COM | GIANYAR – Performa Bali United FC di ajang BRI Super League 2025/26 memang masih belum sepenuhnya stabil. Hingga pekan ke-22, tim berjuluk Serdadu Tridatu masih tertahan di peringkat ke-11 dari 18 kontestan dengan koleksi 29 poin, hasil dari tujuh kemenangan, delapan imbang, dan tujuh kekalahan.
Meski posisi di papan klasemen belum ideal, Bali United justru menunjukkan identitas berbeda saat bermain di luar kandang. Statistik mencatat, klub asal Pulau Dewata ini menjadi tim paling produktif dalam laga tandang musim ini.
Dari 11 pertandingan tandang yang telah dijalani, skuad asuhan Johnny Jansen sukses membukukan 23 gol. Catatan ini menjadi yang tertinggi dibandingkan 17 tim lainnya.
Sebagai perbandingan: Persija Jakarta: 19 gol tandang dan Borneo FC: 18 gol tandang
Ketajaman lini serang Bali United kembali terlihat saat bertandang ke markas PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung pada pekan ke-22. Dalam laga yang berakhir 3-3 tersebut, Irfan Jaya dan kolega mampu mencetak tiga gol di kandang lawan.
Tak hanya produktif, hasil tandang Bali United juga tergolong impresif. Dari 11 laga away, mereka mencatat: 5 kemenangan, 3 hasil imbang dan 3 kekalahan
Rekor ini menjadi yang terbaik ketiga dalam hal performa tandang, hanya kalah dari Persija Jakarta dan Borneo FC.
BACA JUGA: Bali United Siap Bangkit di Pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026
Sayangnya, performa apik di luar kandang belum mampu diterjemahkan saat bermain di kandang sendiri, yakni di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Dari 11 laga home, Bali United baru mencatat: 2 kemenangan, 5 hasil imbang dan 4 kekalahan
Kontras ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi tim pelatih untuk meningkatkan konsistensi performa di hadapan publik sendiri.
Terlepas dari inkonsistensi hasil, Bali United menunjukkan dominasi statistik yang mengesankan.
Hingga pekan ke-22: menjadi tim pertama dengan lebih dari 800 sentuhan di kotak penalti lawan (804 sentuhan) dan mencatat 300 operan sukses ke dalam kotak penalti, terbanyak di liga
Data tersebut menegaskan agresivitas dan intensitas permainan Serdadu Tridatu sepanjang musim ini.
Dengan produktivitas tandang terbaik, dominasi sentuhan di kotak penalti, serta jumlah operan sukses terbanyak ke area berbahaya, peluang Bali United untuk memperbaiki posisi klasemen masih terbuka lebar.
BACA JUGA: Bali United vs Arema FC: Serdadu Tridatu Menang Tipis 1-0
Para pendukung tentu berharap tren positif ini segera berbanding lurus dengan raihan poin, terutama saat tampil di Gianyar. Jika konsistensi mampu dijaga hingga paruh akhir musim, bukan tak mungkin Bali United kembali merangsek ke papan atas BRI Super League 2025/2026.
Akankah Serdadu Tridatu bangkit dan kembali menjadi penantang serius? Menarik untuk dinantikan dalam laga-laga selanjutnya. (KSC)
TIM REDAKSI








