ASBF Regional Sumut Gandeng UPMI dan Potensi Utama di ProPak Asia Bangkok 2026

ASBF Regional Sumut Gandeng UPMI dan Potensi Utama di ProPak Asia Bangkok 2026
Asia Small Business Federation (ASBF) Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemajuan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan berpartisipasi dalam ajang internasional bergengsi ProPak Asia 2026 yang berlangsung pada 10–13 Juni 2026 di IMPACT Muang Thong Thani, Bangkok, Thailand.

KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Asia Small Business Federation (ASBF) Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemajuan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan berpartisipasi dalam ajang internasional bergengsi ProPak Asia 2026 yang berlangsung pada 10–13 Juni 2026 di IMPACT Muang Thong Thani, Bangkok, Thailand.

Dalam pameran industri terbesar di Asia tersebut, ASBF Indonesia tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga berperan sebagai host buyer, membuka peluang kerja sama bisnis, investasi, serta memperkenalkan berbagai inovasi teknologi manufaktur dan pengemasan (packaging) kepada pelaku usaha Indonesia.

Selain mengikuti pameran, ASBF Indonesia bersama akademisi dari Universitas Pengabdian Masyarakat Indonesia (UPMI) Medan dan Universitas Potensi Utama (UPU) juga melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat serta kunjungan industri ke sejumlah perusahaan manufaktur di Bangkok guna memperluas wawasan mengenai perkembangan teknologi industri global.

ProPak Asia 2026 Jadi Pusat Inovasi Industri Dunia

ProPak Asia dikenal sebagai salah satu pameran internasional terbesar di Asia yang berfokus pada sektor manufaktur, pengolahan makanan dan minuman, farmasi, logistik, teknologi industri, serta mesin-mesin pengemasan modern.

Ketua ASBF Indonesia Sumatera Utara, Henny Pratiwi, menegaskan bahwa ProPak Asia merupakan platform strategis yang mampu mempercepat transformasi industri manufaktur di tengah dinamika ekonomi global yang semakin kompetitif.

“ProPak Asia mendukung akselerasi industri manufaktur di dunia yang bergerak cepat. Di era perubahan global yang cepat dan ketidakpastian pasar saat ini, ProPak Asia menjadi platform penting untuk mengatasi tantangan dan meraih peluang,” ujar Henny Pratiwi di Medan, Senin (22/6/2026).

Menurutnya, setiap tahun ProPak Asia menghadirkan berbagai inovasi dan teknologi terkini yang sangat dibutuhkan pelaku usaha untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing bisnis.

Bacaan Lainnya

Solusi Lengkap dari Produksi hingga Distribusi

Henny menjelaskan bahwa salah satu keunggulan utama ProPak Asia adalah kemampuannya menghadirkan solusi industri yang terintegrasi mulai dari proses produksi, pengolahan, pengemasan, distribusi hingga sistem logistik modern.

Para peserta pameran dapat melihat langsung perkembangan mesin-mesin pengemasan terbaru, teknologi otomatisasi industri, serta berbagai inovasi yang mendukung transformasi digital sektor manufaktur.

“Setiap tahun ProPak Asia menghadirkan elemen-elemen krusial industri manufaktur, teknologi dan inovasi terbaru, pemimpin industri, informasi berharga serta tren terkini yang sangat dibutuhkan pelaku usaha,” katanya.

BACA JUGA: Rakernas ASBF Indonesia 2026 di Bali Perkuat Kolaborasi UKM Asia, Usung Tema Human + Tech

Ia menambahkan bahwa melalui ajang ini para pelaku usaha dapat menemukan solusi yang tepat untuk menjawab berbagai tantangan bisnis sekaligus membuka peluang ekspansi pasar internasional.

“Melalui ProPak Asia, para pelaku usaha dapat menemukan solusi lengkap untuk mengatasi berbagai tantangan dan menjawab kebutuhan bisnis di seluruh rantai pasokan untuk berbagai sektor industri,” ungkap Henny.

ASBF Gandeng UPMI dan UPU Laksanakan Pengabdian Masyarakat Internasional

Keikutsertaan ASBF Indonesia dalam ProPak Asia 2026 juga dipadukan dengan program pengabdian masyarakat yang melibatkan civitas akademika dari UPMI Medan dan Universitas Potensi Utama (UPU).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, dunia usaha, dan perkembangan teknologi industri internasional.

Dari UPMI Medan, peserta yang mengikuti kegiatan tersebut antara lain Henny Pratiwi yang juga merupakan dosen pertanian UPMI sekaligus Ketua ASBF Indonesia Sumatera Utara, serta Dr. Dewi Suma selaku Dekan Fakultas Ekonomi UPMI.

Rangkaian kegiatan juga mencakup kunjungan langsung ke sejumlah industri di Bangkok untuk mempelajari implementasi teknologi manufaktur modern, sistem pengemasan canggih, serta strategi pengembangan industri yang berkelanjutan.

Pengurus ASBF Indonesia yang Hadir di ProPak Asia 2026

Sejumlah pengurus ASBF Indonesia yang turut mengikuti ProPak Asia 2026 sekaligus kegiatan pengabdian masyarakat antara lain:

Henny Pratiwi
Devi
Dewi
Kartika
Aisyah Azhar Adam
Jane Piy
Gultom
Putri
Ella
Renita
Zulfikri

Kehadiran para pengurus tersebut menjadi bukti nyata keseriusan ASBF Indonesia dalam membangun jejaring internasional yang dapat memberikan manfaat langsung bagi UMKM dan industri nasional.

BACA JUGA: ASBF Sumut Gelar Sarasehan dan BELLA Awards 2026, Dorong UMKM Perempuan Tembus Pasar Modal

Dorong UMKM Sumut Naik Kelas dan Berdaya Saing Global

Dengan area pameran yang lebih luas dan peserta dari berbagai negara, ProPak Asia 2026 memberikan kesempatan besar bagi pelaku usaha Indonesia untuk menjalin kemitraan strategis, mengakses teknologi terkini, serta membuka peluang pasar baru di tingkat internasional.

ASBF Indonesia optimistis pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama mengikuti ProPak Asia dapat menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM dan industri kecil menengah, khususnya di Sumatera Utara, untuk terus bertransformasi menuju industri berbasis teknologi dan inovasi.

“ProPak Asia bukan sekadar pameran, tetapi menjadi jembatan penting bagi pelaku usaha untuk memperluas wawasan, meningkatkan kualitas produk, dan memperkuat daya saing bisnis di pasar global,” tutup Henny Pratiwi. (KSC)

Pos terkait