KLIKSUMUT.COM | KARO ~ Memasuki puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), volume kendaraan di pusat Kota Berastagi meningkat pada Minggu (4/1/2026) siang. Meski demikian, petugas mencatat kondisi lalu lintas tetap terkendali hingga hari terakhir libur Tahun Baru tersebut.
Kendaraan yang melintas didominasi wisatawan dan masyarakat yang kembali ke daerah tujuan masing-masing. Kepadatan sempat muncul di sejumlah titik rawan, seperti persimpangan utama dan kawasan wisata, namun arus kendaraan tetap bergerak lancar berkat pengaturan intensif dari petugas.
BACA JUGA: Polres Labuhanbatu Lepas Kepulangan 20 Personel BKO Polda Sumut Usai Amankan Nataru
Dominasi Wisatawan Warnai Arus Balik
Lonjakan kendaraan terjadi seiring berakhirnya masa libur panjang. Wisatawan yang meninggalkan kawasan wisata Berastagi menjadi penyumbang utama peningkatan arus lalu lintas. Meski kepadatan sempat terlihat, situasi tidak berkembang menjadi kemacetan panjang.
Polres Tanah Karo mengerahkan personel Operasi Lilin Toba 2025–2026 di sejumlah titik strategis. Petugas melakukan pengaturan, penjagaan, serta rekayasa lalu lintas sesuai kebutuhan di lapangan. Selain itu, petugas aktif memberikan imbauan kepada pengendara agar tertib berlalu lintas, menjaga jarak aman, dan mematuhi arahan petugas.
BACA JUGA: H+2 Tahun Baru 2026, Arus Wisatawan ke Berastagi Meningkat namun Tetap Lancar
Kapolres Pastikan Pengamanan Maksimal
Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla., menegaskan bahwa pengamanan arus balik menjadi prioritas utama kepolisian untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
“Arus kendaraan memang meningkat, namun situasi masih terkendali. Kami menempatkan personel pada titik-titik padat agar masyarakat merasa aman dan perjalanan tetap lancar,” ujarnya.
Hingga siang hari, jajaran kepolisian melaporkan kondisi lalu lintas di wilayah Berastagi aman dan terkendali. Polisi mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta mengikuti petunjuk petugas demi keamanan dan kelancaran bersama. (KSC)
REPORTER: Herman Harahap








