Alokasi APBG Dipangkas, PPDI lakukan Aksi Begini Tanggapan GRAM

  • Whatsapp

LHOKSUKON | kliksumut.com – Beredarnya draf Peraturan bupati (Perbup) Aceh Utara tahun 2021 yang didalamnya tidak mengalokasikan dana majelis taklim, tidak menyediakan dana bantuan untuk anak yatim dan memotong jerih perangkat desa, beberapa waktu lalu. Yang mengakibatkan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) mengecam dan lakukan Aksi pemasangan spanduk didepan kantor Bupati Aceh Utara, di landeng, Selasa (19/01/2021).

Aksi diikuti seluruh hampir seluruh kecamatan di Aceh Utara dengan berjalan kaki ke kantor Bupati Aceh Utara hingga melakukan pemasangan spanduk yang berisi keberatan dan menolak terkait tidak adanya alokasi dana majelis taklim, dana anak yatim dan pemotongan jerih perangkat desa oleh Bupati Aceh Utara.

Baca juga:Peredaran Narkotika Jenis Sabu Antar Propinsi Berhasil di Gagalkan Ditnarkoba Poldasu, Salah Satu Tersangka PNS

Bacaan Lainnya



“Kami meminta kepada pemerintah agar mengalokasikan dana untuk kegiatan majelis taklim, bantuan anak yatim dan menolak pemotongan jerih perangkat desa oleh Bupati Aceh Utara,” ucap Ketua PPDI Aceh Utara, Ismunazar.

Ia menilai pemotongan siltap 2021 merupakan kezaliman yang dilakukan pemerintah aceh utara terhadap hak-hak aparatur desa, hak – hak berlangsungnya hidup anak yatim dan kegiatan keagamaaan.

Baca juga: Terpidana Zina di Eksekusi Cambuk 100 Kali Didepan Kejari Aceh Utara



Ketua PPDI Aceh Utara mengharapkan kepada pemerintah aceh utara untuk berpedoman kepada PP Nomor 11 Tahun 2019.

Pos terkait