30 Warga Terjebak, Kepala Basarnas Nias Memberangkatkan Tim Personel SAR Sibolga Untuk Evakuasi

30 Warga Terjebak, Kepala Basarnas Nias Memberangkatkan Tim Personel SAR Sibolga Untuk Evakuasi
Basarnas Nias memperoleh informasi bahwa 30 Orang terjebak di tanah longsor di sekitaran Bukit Sunrise Rampah

NIAS | kliksumut.com – Basarnas Nias memperoleh informasi bahwa 30 Orang terjebak di tanah longsor di sekitaran Bukit Sunrise Rampah, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, sekira Pukul 22.10 WIB, Jumat, (15/09/2023) kemarin malam.

Menurut informasi yang diperoleh awak media dari Kepala Basarnas Nias, Octavianto, S.E., melalui Humas Basarnas Nias, Asanimu Waruwu, melalui via WhatsApp, Sabtu,16/09/2023, bahwa informasi awalnya berasal dari seorang korban yang sedang terjebak di tanah longsor, bernama Indra Simorangkir, yang menghubungi call center 115, sekira Pukul 22.10 WIB, 15/09/2023, untuk memohon evakuasi (penyelamatan), dan kemudian informasi tersebut diteruskan ke Basarnas Nias, sekira Pukul 22.35 WIB dihari yang sama.

Kepala Kantor Basarnas Nias, Octavianto, S.E., melalui Humas Basarnas, Asanimu Waruwu, mengatakan bahwa “telah memberangkatkan satu Tim Personil Pos SAR Sibolga untuk melakukan evakuasi terhadap korban hingga pagi tadi (16/09/2023),” ujarnya.

BACA JUGA: 1 POB Wisatawan WNI Belum Ditemukan, Ini Kata Kepala Basarnas Nias

Pada pukul 03.30 dini hari (16/09/2023), Tim SAR Gabungan berhasil membuka akses jalan menggunakan alat berat Dinas PUPR Tapanuli Tengah, untuk membuka jalan yang tertutup tanah longsor, dan kondisi korban semuanya aman dan selamat, sambung Asanimu Waruwu.

Selanjutnya, Tim Rescue Pos SAR Sibolga melaksanakan debriefing (diskusi) dengan unsur SAR terkait, dan hasil dari debriefing tersebut, maka Operasi SAR diusulkan untuk ditutup, dikarenakan korban telah ditemukan/dievakuasi dalam keadaan aman dan selamat, tambah Asanimu Waruwu.

Sebelum kembali ke satuannya masing-masing, kepada seluruh unsur SAR terkait, korban menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Tim SAR Gabungan, dan kemudian Tim SAR Gabungan kembali ke satuannya masing-masing,” pungkas Asanimu Waruwu.

BACA JUGA: Basarnas Nias Menerima Informasi 7 Orang Rombongan Wisatawan Hilang Kontak

Untuk diketahui bahwa Tim SAR Gabungan yang terlibat dalam proses evakuasi tersebut antara lain, Personil Pos SAR Sibolga, BPBD Tapanuli Tengah, Polres Tapteng, Dinas Tapanuli Tengah.

Dan terakhir, Alut (alat utama) yang digunakan oleh Tim SAR adalah alat berat Dinas PUPR, Rescue Car DC, Peralatan SAR Medis, ALkom, APD Personal, Kantong Mayat dan Aquaeyes. (Harpendik Waruwu)

Pos terkait