KLIKSUMUT.COM | PADANGSIDIMPUAN – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, keluarga besar Yayasan Burangir menggelar acara buka puasa bersama dengan insan pers se-Kota Padangsidimpuan. Kegiatan tersebut berlangsung di kantor Yayasan Burangir yang berlokasi di Jalan Danau Laut Tawar, Kelurahan Wek V, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Minggu (8/3/2026).
Acara yang berlangsung penuh keakraban ini menjadi momentum penting untuk kembali merajut ukhuwah dan memperkuat kemitraan antara Yayasan Burangir dengan para jurnalis di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), khususnya Kota Padangsidimpuan.
Mewakili keluarga besar pendiri Yayasan Burangir, Sri RM Simanungkalit menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan bentuk apresiasi dan wujud kemitraan yang selama ini terjalin dengan baik bersama insan pers.
“Terima kasih banyak saya ucapkan kepada kawan-kawan insan pers yang telah hadir memenuhi undangan kami. Saat ini saya juga didampingi oleh Jhonny P. Situmeang dan Juli Zega sebagai bagian dari keluarga besar Burangir sekaligus tim kami yang menerima berbagai keluh kesah masyarakat terkait perlindungan anak dan perempuan,” ujar Sri saat membuka acara.
Ia juga berharap hubungan kemitraan yang telah dibangun sejak tahun 2006 tersebut dapat terus terjaga dan semakin erat di masa mendatang.
“Bulan ini adalah bulan suci Ramadan dan tidak lama lagi kita akan memasuki bulan Syawal. Kami juga memohon maaf apabila selama ini ada sikap ataupun perkataan yang kurang berkenan kepada rekan-rekan insan pers,” tambahnya.
BACA JUGA: 1.000 Umat Berdoa Tolak Bala di Masjid Al Hafiz Deli Serdang
Sementara itu, mewakili rekan-rekan media, Efendi Jambak menyampaikan rasa hormat serta apresiasi kepada keluarga besar Yayasan Burangir atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Saya pribadi sangat mengapresiasi acara ini, karena selama kurang lebih dua minggu menjalankan ibadah puasa, Yayasan Burangir menjadi yang pertama menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan wartawan di Kota Padangsidimpuan,” ungkapnya.
Efendi juga berharap kebaikan yang dilakukan Yayasan Burangir dapat menjadi ladang pahala.
“Semoga apa yang kami terima hari ini, baik takjil maupun sedikit rezeki dari Yayasan Burangir, menjadi amal kebaikan bagi keluarga besar yayasan,” katanya.
Ia menambahkan bahwa meskipun Yayasan Burangir bukan lembaga besar, namun kiprahnya sangat dirasakan oleh masyarakat, khususnya korban kekerasan terhadap anak dan perempuan di wilayah Tabagsel.
“Yayasan Burangir memang bukan lembaga besar, tetapi bagi kami lembaga ini sangat besar di hati masyarakat, terutama bagi para korban kekerasan terhadap anak dan perempuan,” tuturnya.
BACA JUGA: Masjid Al-Fatih Binjai Jadi Pusat Kebersamaan di Safari Ramadhan 1447 H
Di akhir penyampaiannya, Efendi juga mengenang sosok almarhum Timbul Simanungkalit, yang dikenal memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat kecil.
“Walaupun almarhum Bung Timbul Simanungkalit telah tiada, namun semangat kepeduliannya terhadap sesama tetap hidup. Selama program yang peduli kepada masyarakat lemah terus diperjuangkan, kami yakin beliau akan selalu hadir dalam semangat itu. Semoga beliau ditempatkan di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” pungkasnya.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara keluarga besar Yayasan Burangir dan para insan pers di halaman kantor yayasan. (KSC)
REPORTER: Y Martin Panggabean








