MEDAN | kliksumut.com – Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution berkomitmen melengkapi fasilitas sarana dan prasarana olahraga di kota Medan. Hal ini dilakukan untuk menunjang kota Medan sebagai kota atlet. Sehingga kedepannya setiap cabang olahraga memiliki tempat untuk berlatih. Serta harus juga mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes).
Hal ini disampaikan Wali kota Medan, saat membuka kejuaraan cabang olahraga (cabor) sekota Medan. Guna memperebutkan piala Wali Kota Medan, di Gelanggang Remaja jalan Sutomo, Sabtu (06/11/21).
“Ini bentuk suport mendukung olahraga di Kota Medan, agar semua atlet kita memiliki rumah untuk berkumpul dan berlatih dan terhindarnya penyebaran Covid-19 yang saat ini sudah level 2,” kata Bobby Nasution.
BACA JUGA: 7 Atlit PBFI Sumut Ikut Pelatda Menuju PON XXI 2024
Menurutnya, melalui kejuaraan ini akan melatih mental berjuang para atlet yang nantinya dapat di terapkan didalam kehidupan bermasyarakat. “Mental para atlet berbeda dari orang biasanya, karena atlet memiliki mental yang kuat yang dilatih di lapangan, itu sangat berguna dalam kehidupan di masyarakat nantinya,” ujar Bobby Nasution.
Meskipun demikian Bobby Nasution juga menyadari kegiatan ataupun event olahraga di Kota Medan belakangan ini kurang bergeliat, dikarenakan pandemi Covid-19. Namum saat ini PPKM di Kota Medan telah berada di level II dan capaian vaksinasi di kota Medan sudah diatas 69%.
Oleh sebab itulah Bobby Nasution mengajak seluruh masyarakat dan stakeholder yang ada untuk tetap bersama-sama menjaga protokol kesehatan. sehingga Covid-19 dapat terus diredam dan pembangunan di kota Medan baik fisik maupun sumber daya manusianya dapat terus dilanjutkan.
“PPKM di kota Medan sudah berada di level II, artinya sudah terjadi penurunan kasus covid-19, namun kita tetap harus menjaga protokol kesehatan agar pembangunan dapat terus kita lanjutkan,” ajak Bobby Nasution.
Sebelumnya, Ketua KONI Kota Medan Eddy H. Sibarani dalam laporanya menjelaskan kejuaran cabor sekota Medan ini mempertandingkan sembilan cabang olahraga diantaranya renang, pencak silat, karate, sepakbola, catur, wushu, biliar, tenis meja dan petanque. Kejuaran ini juga menjadi wadah seleksi untuk membentuk tim Kota Medan yang akan mengikuti Pekan Olahraga Provinsi Sumut di tahun 2022 mendatang.
BACA JUGA: PBFI Sumut Berangkatkan 3 Atlit UFC Ke Surabaya
“Mulai dari sekarang kita akan siapkan timnya dan akan mempertahankan juara umum pada pekan olahraga provinsi Sumut tahun depan,” kata Eddi H Sibarani.
Dari 9 cabor yang dipertandingkan ada sekitar 1780 atlet yang siap bersaing menjadi juara, oleh sebab itu Eddy berharap kejuaran ini dapat berjalan dengan lancar dan melahirkan atlet-atlet terbaik Kota Medan.
“Karena itu saya berharap kejuaran ini berjalan dengan lancar dan para atlet harus tetap mengikuti setiap praturan yang ada termasuk disiplin prokes,” pesanya. (Alian)








