PEMATANGSIANTAR | kliksumut.com – Tindak kekerasan dalam rumah tangga, khususnya kekerasan terhadap anak bisa dicegah, jika semua pihak bersinergi, termasuk Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK). Untuk itu, seluruh TP PKK diminta tidak cuek dan ikut berperan dalam mencegah kekerasan rumah tangga.
Demikian disampaikan Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis saat memberi arahan kepada TP PKK se-Kota Pematangsiantar di Aula Serbaguna Bappeda, Jalan Merdeka, Pematangsiantar, Selasa (21/9). “Ibu tidak boleh cuek akan hal (kekerasan pada anak) ini, kekerasan pada anak ini akan menjadi trauma berkelanjutan buat anak-anak,” kata Nawal.
BACA JUGA: Ketua PKK Sumut Kukuhkan 20 Bunda PAUD Kabupaten/Kota
Jika mengetahui ada kekerasan rumah tangga maupun pada anak di sekitar lingkungan, Nawal meminta, pada anggota TP PKK agar tidak ragu melaporkannya pada pihak berwajib, seperti Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) atau aparat penegak hukum.
“Sebagai ibu-ibu PKK, mari bersama-sama untuk menjaga anak-anak kita generasi bangsa, jangan sampai punya trauma mereka ini,” kata Nawal, didampingi Kepala Dinas PPPA Sumut Nurlela.
Menurut Nawal, anak adalah amanah dan karunia Tuhan Yang Maha Esa. Anak perlu diasuh, dijaga serta dilindungi. Karena kualitas anak bergantung pada perlakuan yang diterimanya.
“Maka anak harus dihindarkan dari kekerasan dan diskriminasi, karena mereka ini adalah penerus cita-cita bangsa yang menjadi pilar utama pembangunan nasional,” ucap Nawal.
Selama ini, kata Nawal, kasus kekerasan rumah tangga maupun anak terjadi lantaran ada pembiaran oleh orang di sekitarnya dan tidak melaporkannya. Padahal masyarakat bisa melapor ke Dinas PPPA Sumut, apabila melihat atau mengalami kekerasan.








