KLIKSUMUT.COM | KOLN – Timnas Jerman berada di bawah sorotan tajam setelah menelan kekalahan mengejutkan 0-2 dari Slovakia dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026. Hasil memalukan itu bukan sekadar kekalahan biasa itu menjadi kekalahan tandang pertama dalam sejarah Jerman di ajang kualifikasi Piala Dunia. Situasi ini membuat tekanan terhadap pelatih Julian Nagelsmann dan skuad “Die Mannschaft” melonjak tajam jelang laga krusial kontra Irlandia Utara.
Tidak hanya media lokal, publik Jerman pun melontarkan kritik pedas terhadap performa tim yang dinilai jauh dari kata meyakinkan. Sorotan terhadap formasi, pilihan pemain, hingga gaya bermain menjadi konsumsi harian media, yang kini mempertanyakan arah masa depan sepak bola Jerman.
Menanggapi situasi pelik yang dialami Jerman, pelatih Irlandia Utara Michael O’Neill justru melihatnya sebagai potensi bahaya tersendiri bagi timnya. Menurut O’Neill, badai kritik itu bisa menjadi bahan bakar emosional bagi tim tuan rumah untuk bangkit.
“Saya membayangkan tim nasional Jerman selalu bermain di bawah tekanan karena ekspektasinya sangat tinggi. Para pemain sudah terbiasa menghadapi tekanan, begitu pula pelatih berpengalaman tinggi,” ujar O’Neill yang dikutip dari BBC, Minggu (7/9/2025).
BACA JUGA: Jerman Juara U17 2023
O’Neill menambahkan bahwa kritik di level tim nasional kerap terasa lebih personal, karena para pemain tampil bukan hanya untuk klub, tetapi juga untuk bangsa dan keluarga mereka.
Hasil buruk kontra Slovakia menambah daftar panjang kegagalan Tim Panzer dalam setahun terakhir. Usai tersingkir dari Euro 2024 oleh Spanyol di babak perempat final, Jerman kini juga terdampar di dasar klasemen Grup A, kalah bersaing dengan negara-negara yang secara tradisi berada di bawah mereka.
Absennya sosok-sosok senior seperti Toni Kroos, Manuel Neuer, dan Thomas Müller jelas meninggalkan lubang di dalam skuad. Meski demikian, O’Neill tetap menganggap Jerman sebagai tim kuat dengan nama-nama seperti Joshua Kimmich dan Antonio Rüdiger yang masih menjadi andalan di klub-klub top Eropa.
“Ketika kami melihat skuad mereka, terlihat pemain dari Bayern Munich, Liverpool, RB Leipzig… Sementara pemain kami tidak bermain di level tersebut. Bagi kami, Jerman tetap raksasa Eropa,” jelas O’Neill.
BACA JUGA: Inggris Bungkam Andorra 2-0, Lanjutkan Tren Sempurna di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Irlandia Utara sendiri datang ke Köln dengan penuh percaya diri usai menaklukkan Luksemburg 3-1 dan memuncaki klasemen sementara. Namun O’Neill sadar, atmosfer dan tekanan di Stadion RheinEnergie akan menjadi ujian berat.
“Laga ini akan jadi tantangan besar, tapi juga kesempatan istimewa. Kami yakin Jerman akan memberikan reaksi setelah kekalahan. Mereka pasti akan tampil habis-habisan,” tegas sang pelatih.
Pertandingan ini diprediksi akan menjadi momen krusial bagi masa depan Julian Nagelsmann. Sebuah kemenangan bisa menyelamatkan wajah Jerman—sementara kekalahan akan semakin memperkuat sinyal krisis di balik tembok DFB. (KSC)








