KLIKSUMUT.COM | LANGKAT ~ Hujan deras yang mengguyur kawasan Stabat sejak dalam 3 hari terakhir memicu luapan Sungai Wampu dan merendam sejumlah titik di sekitar Masjid Azizi, Jl. Masjid No.1, Pekan Tanjung Pura, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sabtu (29/11/2025). Banjir yang menggenangi ikon bersejarah Kabupaten Langkat itu membuat aktivitas warga lumpuh.
Pantauan udara menggunakan drone memperlihatkan air banjir meluas hingga halaman masjid dan jalan utama sekitarnya. Arus air membawa sampah dan ranting pohon sehingga jalan raya tergenang cukup dalam. Pengendara roda dua maupun roda empat terpaksa berhenti atau mencari jalur alternatif.
BACA JUGA: Sungai Wampu Meluap, Ribuan Rumah di Langkat Terendam Banjir
Warga bergegas menyelamatkan barang dagangan dan mengevakuasi kendaraan ke lokasi lebih tinggi. Mesjid Azizi yang biasanya ramai jamaah terlihat lengang. Area parkir dan halaman depan masjid sepenuhnya terendam air.
Sejumlah warga mengaku kaget karena banjir kali ini naik lebih cepat dibanding peristiwa sebelumnya.
“Airnya naik mendadak, hanya dalam hitungan jam sudah masuk ke halaman masjid. Kami tidak sempat bersiap,” ujar Ahmad, pedagang di sekitar Mesjid Azizi.
Sementara warga lain mengaku, air biasanya akan berangsur surut sebelum malam tiba.
BACA JUGA: Ratusan Rumah Terendam Banjir di Langkat, Basarnas Evakuasi Warga
“Biasanya genangan surut menjelang malam, tapi kali ini justru semakin tinggi. Kami khawatir kalau hujan tidak berhenti,” tambah Siti, warga Kelurahan Stabat Baru.
BPBD Siaga Evakuasi
Aparat gabungan dari BPBD Langkat, kepolisian, dan relawan masyarakat turun ke lapangan untuk memantau kondisi banjir. Petugas juga menyiapkan langkah evakuasi bila debit air terus meningkat.
“Tim sudah siaga di beberapa titik. Kami prioritaskan keselamatan warga bila kondisi semakin parah,” kata Kepala BPBD Langkat dalam keterangan di lokasi.
BACA JUGA: Polres Aceh Tengah Gerak Cepat Evakuasi Warga Terdampak Banjir Bandang
DPD RI Salurkan Bantuan Darurat
Di tengah situasi banjir, Anggota DPD RI Dedi Iskandar Batubara menyerahkan bantuan kepada warga terdampak di Kabupaten Langkat melalui program DPD RI Peduli, yang menggunakan dana task force khusus bencana.
Bantuan itu meliputi 500 karton air minum, 50 karton mi instan, dan 7 bal pakaian bekas layak pakai. Penyerahan berlangsung di Posko Bencana Kantor Camat Stabat dan diterima langsung Bupati Langkat H. Syah Afandin, yang hadir bersama Kepala BPBD Langkat, Kabag Ops Polres Langkat, dan Camat Langkat.
Senator Dedi Iskandar hadir bersama Ketua PD Al Washliyah Langkat H. Syahrizal, MZ serta Rusli Efendi Damanik, Wakil Sekretaris PW Al Washliyah Sumut.
BACA JUGA: Lintas Banda Aceh–Medan Lumpuh, Ketua TP PKK Aceh Tinjau Korban Banjir di Lhoksukon dan Aceh Timur
Bupati Syah Afandin menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut.
“Saya atas nama masyarakat Langkat mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas bantuan DPD RI kepada warga terdampak banjir,” ujarnya.
Pria yang akrab di sapa Ondim ini juga menyebutkan, sebagian warga masih sangat membutuhkan bantuan makanan, pangan, serta obat-obatan.
“Hari ini masih sekitar 500 KK (kepala keluarga) yang belum mampu dievakuasi karena kondisi lapangan yang belum memungkinkan,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, Sungai Wampu belum menunjukkan tanda-tanda surut. (KSC)
REPORTER: Dody Ariandi








