STMIK TIME Terapkan PTM secara Hybrid di Masa Pandemi

MEDAN | kliksumut.com – Sekolah Tinggi Manajemen Informatika & Komputer Teknologi Informasi Manajemen dan Edukasi (STMIK TIME) sejak September 2021 lalu telah menerapkan metode Pembelajaran Tatap Muka atau PTM secara terbatas di lingkungan kampusnya.

“Kita mulai memberlakukan perkuliahan hybrid sebagai respons atas keputusan PTM oleh Kemdikbud Ristek di masa pandemi Covid-19,” kata Ketua STMIK TIME Edi Wijaya SKom MKom MM, Senin (22/11/2021).

Pada penerapan PTM terbatas itu, pihaknya memberlakukan syarat yang harus diikuti para mahasiswanya dengan mematuhi protokol kesehatan secara ketat. Untuk itu pihaknya menyediakan wastafel, handsanitizer dan masker. Demikian juga mensyaratkan aturan jaga jarak. Sementara itu bagi pun mahasiswa yang tidak dapat hadir tetap mengikuti perkuliahan secara online.

BACA JUGA: Wisuda 964 Lulusan, Unpab Siap Sejajar dengan Universitas Kelas Dunia

Edi juga menyebutkan, STMIK TIME juga telah mewisuda 113 lulusannya dalam sidang wisuda ke 17 tahun akademik 2020/2021. Prosesi wisuda terhadap sarjana Program Studi Teknik Informatika dan Sistem Informasi itu digelar di Gedung Selecta Jalan Listrik Medan, Sabtu (20/11/2021).

Pada sambutannya Edi mengatakan, belajar itu tidak berhenti karena dinamika dunia terus berkembang dengan pesat, terutama yang berhubungan dengan teknologi informasi.

Edi Wijaya berharap kepada wisudawan agar terus belajar, berusaha dan berkarya. Apalagi di era digital ini, menurutnya, mutlak mengharuskan punya keterampilan dalam hal teknologi.

“Masa muda itu tidak datang dua kali. Maka apapun keinginan Anda, mimpikanlah dan semesta akan bekerja dengan caranya sendiri. Mimpi adalah langkah awal menuju kesuksesan. Sukses untuk angkatan 17,” imbuhnya.

Dari jumlah lulusan angkatan 17 yang diwisuda tersebut terdiri dari Program Studi Teknik Informatika sebanyak 73 orang dari Program Studi Sistem Informasi sebanyak 40 lulusan.

Ia juga berharap hard skill dan soft skill yang diperoleh selama perkuliahan pencapaian gelar ini dapat berguna untuk kehidupan, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.

Dari 113 lulusan yang diwisuda itu dua di antaranya memperoleh IPK tertinggi, yakni Sonia S.Kom dari prodi Teknik Informatika (IPK 3.90) dan Suriaty S.Kom dari prodi Sistem Informasi (IPK 3.74).

BACA JUGA: Wisuda 2.208 Lulusan, USU Targetkan Berstandar Internasional Bercirikan Keunggulan Lokal

Lulusan STMB MULTI SMART
Di hari yang sama juga diwisuda 67 lulusan Sekolah Tinggi Manajemen Bisnis ( STMB) Multi Smart. Dari jumlah tersebut terdiri dari program studi manajemen sebanyak 32 orang, administrasi bisnis 19 orang dan akuntansi 16 orang.

Ketua STMB Multi Smart, Feriani Astuti SKom MKom MM pada sambutannya berharap para lulusan dapat mengaplikasikan ilmunya di tengah masyarakat dan memberi makna dalam situasi dan era mutakhir ini.

Pada wisuda tersebut juga disampikan peraih IPK tertinggi yang diperoleh Novita Tania SM dari prodi manajemen ( IPK 3,75), kemudian dari prodi adminjstrasi bisnis diraih Jeffry Crivilly S.AB (IPK 3,66) dan dari prodi Akuntansi diraih Juli Anggara S.Ak. (ST).

Hadir pada wisuda itu Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumut Prof Dr Ibnu Hajar MSi yang dalam sambutannya menyatakan bangga karena Sumatera Utara khususnya Medan telah melahirkan generasi baru yang akan terjun ke dunia kerja. Ia berharap ilmu diperoleh semasa kuliah dapat langsung di implementasikan. (swisma)

Pos terkait