GUNUNGSITOLI | kliksumut.com – Video yang sempat viral baru-baru ini di salahsatu media sosial (medsos) Facebook akun bernama @Putra Giawa, Rabu, (09/08/2023) atau sekira 15 jam yang lalu, tepatnya pada Pukul 07.00 WIB (10/09/2023), yang berdurasi 02.07 Menit, yang sudah dibagikan 536 kali dan dilihat 56.981 tayangan/tontonan membuat heboh Netizen (warga internet) yang akhirnya telah dihapus oleh pemilik akun Facebook tersebut (sekira Pukul 10:00 WIB 10/08/2023), dimana kejadiannya diduga di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Thomsen Nias di Kota Gunungsitoli Provinsi Sumatera Utara tentang pelayanan.
Menurut informasi dari video tersebut sebelum dihapus, bahwa Pemilik akun tersebut sempat menyebutkan namanya adalah Putra Natalis Giawa (suami pasien) yang berasal dari Kecamatan Idanogawo Kabupaten Nias Provinsi Sumatera Utara.
BACA JUGA: Peringatan HUT Hari Jadi Nias Selatan Yang Ke-20 ‘Mewujudkan Peningkatan Sumber Daya Manusia, Menuju Pelayanan Prima’
Dilihat dari video tersebut sebelum dihapus, suami pasien diduga merasa kesal dengan pelayanan RSUD dr. Thomsen Nias, dimana pada saat istrinya berada di rumah sakit tersebut selama 2 hari lamanya, dokter diduga belum melihat istrinya yang sedang sakit karena kecelakaan benturan kepala (ada 4 jahitan).
“Di Thomsen Nias, dari semalam kita sudah berobat di Thomsen, istri saya dalam keadaan kecelakaan kemarin terjadi benturan di kepala sampai 4 jahitan, kita tunggu sampai sore ini, ini uda hari ke-2 dokternya belum datang samasekali,” ucap Putra dengan kesal di video tersebut sebelum dihapus.
“Dan yang paling lucunya perawat…, saya akan coba temukan perawatnya (Putra sambil berjalan), ketika saya tanyakan dokter nya dimana?, gara-gara anak saya di rumah, malah saya dibuat disuruh untuk membuat materai untuk pulang ke rumah, dan saya tidak tahu tujuannya apa?, saya bantah jadinya, ujung-ujungnya katanya kami sibuk dulu sekarang untuk pergantian cessie,” tambah Putra dengan kesal pada video tersebut sebelum dihapusnya.
“Inilah pelayanan Gunungsitoli yang cukup Luar biasa katanya (nyindir), dokternya belum datang sama sekali sampai saat ini, istri saya retak! Saya nggak tahu apakah ketika penyakitnya cukup luar biasa dilayani atau bagaimana?,” ucapnya dengan kesal lagi sebelum videonya dihapus.
Selain itu, pada video tersebut sebelum dihapus, Putra juga menjelaskan bahwa awal mereka masuk ke rumah sakit tersebut, sudah menjelaskan kronologi kejadian kenapa istrinya bisa kecelakaan.
Tetapi, kata Putra dengan kesal “tiap datang perawatnya…, itu-itu terus yang ditanya, kenapa bisa kecelakaan? Seakan-akan saya membayar hanya dengan menjawab pertanyaan yang sama,” tegasnya di video tersebut sebelum dihapusnya.
BACA JUGA: Ditetapkan Tersangka, Kuasa Hukum Korban Desak Polres Nias Selatan Lakukan Penahanan Kapus Somambawa Berinisal SDA
“Bahkan infus ke-4 kalinya kami ingatkan sudah habis, tidak pernah langsung perawat nya melihat infusnya habis” tegasnya lagi dengan kesal pada video tersebut sebelum dihapus.
Namun, pada video tersebut sebelum dihapus, Putra juga sempat memohon atau mengharapkan kepada Pimpinan, Bupati untuk menyeleksi kembali perawat-perawat yang ada di RSUD dr. Thomsen Nias.
“Inilah perawat-perawatnya yang memang super luar biasa di Thomsen ini, saya berharap juga Pak Pimpinan, Pak Bupati ini, bisa menyeleksi kembali ini,” ucapnya dengan berharap pada video tersebut sebelum dihapus.
Sejak dihapusnya video tersebut, awak media masih berusaha untuk melakukan konfirmasi kepada pihak terkait belum ada jawaban. (Harpendik Waruwu)








