KLIKSUMUT.COM | DELI SERDANG – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meninjau langsung pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Kabupaten Deli Serdang, Jumat (10/4/2026). Proyek ini ditargetkan rampung pada Juli 2026 dan siap beroperasi untuk tahun ajaran baru.
Dalam kunjungannya ke lokasi di Tandam Hulu Satu, Hamparan Perak, Gus Ipul mengungkapkan rasa syukurnya atas progres pembangunan yang berjalan lancar. Ia menyebut, sekolah tersebut nantinya mampu menampung lebih dari 1.000 siswa dari jenjang SD, SMP hingga SMA.
“Sungguh saya bersyukur karena proses pembangunannya berjalan lancar dan gedung permanen ini nanti akan menampung lebih dari 1.000 siswa,” ujar Gus Ipul dikutip dari laman Kemensos, Sabtu (11/4/2026).
Sekolah Rakyat Deli Serdang dibangun di atas lahan seluas 7,06 hektare dan dirancang sebagai sekolah terpadu. Selain ruang kelas, proyek ini juga mencakup pembangunan asrama siswa, ruang makan, tempat ibadah, hingga lapangan sepak bola.
Konsep terpadu ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang nyaman sekaligus mendukung pembentukan karakter siswa.
“Saya bayangkan nanti ini menjadi Sekolah Rakyat Terpadu Deli Serdang dengan berbagai fasilitas lengkap,” tambahnya.
Gus Ipul juga mengungkapkan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat tidak hanya berlangsung di Sumatera Utara, tetapi juga di 100 titik lainnya di seluruh Indonesia. Setiap titik melibatkan sekitar 500 pekerja.
BACA JUGA: Desakan Robohkan Neo Cafe Menguat, Aksi Massa Kepung Kantor Wali Kota Binjai Dijadwalkan Senin
“Artinya saat ini lebih dari 50 ribu pekerja sedang bergotong royong membangun Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia,” jelasnya.
Program Sekolah Rakyat merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan memberikan akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu atau yang disebut the invisible people.
Melalui program ini, pemerintah berharap lahir generasi muda yang tidak hanya berpendidikan, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
“Ini adalah upaya mulia untuk memberikan pendidikan berkualitas. Lulusan Sekolah Rakyat diharapkan bisa melanjutkan ke perguruan tinggi atau menjadi tenaga kerja terampil,” ujar Gus Ipul.
Sementara itu, Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Sumatera Utara, Kurniawan, menyebutkan bahwa terdapat lima proyek Sekolah Rakyat yang tengah dibangun di wilayah Sumut, yakni di Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Tapanuli Selatan, dan Padang Sidempuan.
Ia menargetkan seluruh proyek dapat digunakan pada 20 Juli 2026 sesuai arahan Kementerian Pekerjaan Umum.
Project Manager pembangunan Sekolah Rakyat Deli Serdang, Donny Kesuma, menambahkan bahwa pembangunan terbagi dalam dua zona, yaitu kawasan sekolah dan kawasan hunian.
“Per minggu ini progresnya sekitar 17 persen dan kami terus berupaya mempercepat pengerjaan,” ungkapnya.
Dengan hadirnya Sekolah Rakyat, pemerintah berharap dapat membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat kurang mampu sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Program ini juga diharapkan mampu mencetak generasi yang mandiri, berdaya saing, dan berkontribusi terhadap kemajuan bangsa di masa depan. (KSC)
TIM REDAKSI





