REPORTER: Dody Ariandi
EDITOR: Wali
KLIKSUMUT.COM | LANGKAT – Kasus kematian selebgram Ela Nandasari Hasibuan, yang meninggal usai menjalani sedot lemak di WSJ Beauty Depok, masih dalam penyelidikan. Polisi rencanakan eksumasi jenazah Ela pada Senin (5/8/2024) dini hari.
Eksumasi akan dilakukan di lokasi pemakaman Ela di Kelurahan Alur Dua Baru, Kecamatan Sei Lepan, Langkat, yang terletak di pinggir jalan Medan-Aceh. Ela meninggal setelah operasi penyedotan lemak bagian lengan di WSJ Beauty Depok, Jalan Ridwan Rais, Beji Tim., Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat, pada Senin (22/7/2024).
BACA JUGA: Komnas HAM RI: Pemkab Langkat Melanggar HAM dalam Seleksi PPPK Tahun Anggaran 2023
Kasus ini diduga melibatkan malpraktek oleh dokter berinisial A, dan suami pemilik klinik telah diperiksa oleh Polres Metro Depok. Proses eksumasi bertujuan untuk menentukan penyebab kematian Ela. Kapolres Metro Depok Kombes Arya menjelaskan, “Eksumasi dan autopsi jasad Ela Nandasari Hasibuan akan dilakukan hari ini. Proses ini melibatkan dokter forensik dari Bidokkes Polda Sumatera Utara untuk mendapatkan informasi terbaru.”
Pantauan kliksumut.com di lokasi eksumasi menunjukkan persiapan yang meliputi garis pembatas, tenda, dan peralatan eksumasi. Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Dedi Mirza menyatakan, “Kami telah berkoordinasi dengan pihak keluarga dan mendapat persetujuan untuk eksumasi jenazah Ela. Tujuannya untuk mencari petunjuk dan bukti penting guna penyelidikan.”
BACA JUGA: Polda Sumut Dituding Melindungi Pejabat Langkat dalam Kasus Korupsi PPPK 2023
Hasil autopsi akan dibawa ke Polres Metro Depok untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh tim forensik. Dedy menambahkan, diduga pecah pembuluh darah menjadi penyebab kematian Ela, yang dibawa ke RSU Bunda Margonda namun dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan. (KSC)








