Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito menekankan pentingnya kolaborasi sektor hulu dan hilir dalam penanganan Covid-19. Menurutnya, penanganan Covid-19 di Sumut sejauh ini sudah berjalan sesuai dengan arahan pemerintah pusat dan Satgas. Namun permasalahan Covid-19 ini memang sangat kompleks terutama di sektor hulu dan hilir. “Oleh karenanya hulu dan hilir ini harus bisa berkolaborasi. Kita ketahui sejauh ini sudah 200 lebih negara yang terpapar termasuk Indonesia,” ungkap Ganip.
Ganip menjelaskan, bila hulunya dapat ditangani, maka hilirnya juga akan tertangani. Dia berharap, pengendalian Covid-19 nantinya dapat diubah dari pandemi menjadi endemi, dengan strategi 3M dan minimal 1M yaitu masker. “Masker ini kewajiban sebagai alat pelindung diri utama, karena penularannya melalui droplet,” jelasnya.
BACA JUGA: Masa PPKM, Kareteka Sumut Latihan Indoor
Strategi kedua, lanjut Ganip, adalah dengan capaian vaksinasi yang tinggi, karena, tidak ada yang imun terhadap Covid-19. Selanjutnya mencegah penyebaran dengan 3T, karena melalui hasil testing ini lah yang harus ditindaklanjuti.
Hadir dalam Rakor tersebut di antaranya Wakapolda Sumut Brigjen Pol Dadang Hartanto, Kepala Staf Kodam I/BB Brigjen TNI Didied Pramudito, Wakil Ketua DPRD Sumut Harun Musthafa Nasution, Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, Pimpinan OPD Pemprov Sumut, Pimpinan OPD Kota Medan serta unsur Forkopimda lainnya. (Ika)








