PT Agincourt Resources Gelar Operasi Katarak Gratis Perdana di Tapanuli Tengah, Sasar 150 Mata Pasien

PT Agincourt Resources Gelar Operasi Katarak Gratis Perdana di Tapanuli Tengah, Sasar 150 Mata Pasien
PTAR Gelar Operasi Katarak Gratis di RSUD Pandan.

REPORTER: Benny

KLIKSUMUT.COM | TAPANULI TENGAH – PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesehatan masyarakat dengan menggelar Operasi Katarak Gratis perdana di Kabupaten Tapanuli Tengah. Kegiatan sosial ini diselenggarakan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandan pada 18–19 Oktober 2025, dan menyasar 150 mata pasien penderita katarak.

Program ini menjadi yang pertama kali digelar PTAR di Tapanuli Tengah, setelah selama lebih dari 11 tahun aktif menjalankan kegiatan serupa di berbagai wilayah lain di Sumatera Utara.

Dalam pembukaan acara, dr. Syarifuddin A., Sp.M dari RS Mata Mencirim 77 Medan menekankan pentingnya pemahaman pasien terhadap proses pascaoperasi.

“Bapak/ibu boleh sadari, operasi katarak ini bukan sekadar melakukan operasi dan selesai begitu saja. Kami dipercaya untuk menyelesaikan seluruh proses medisnya, termasuk pascaoperasi,” tegasnya.

Bacaan Lainnya

Ia juga menjelaskan bahwa gejala katarak biasanya ditandai dengan pandangan kabur, perubahan ukuran kacamata yang sering, kesulitan melihat di malam hari, dan munculnya lingkaran cahaya saat menatap sumber cahaya.

Direktur RSUD Pandan, dr. Fadli, menyampaikan apresiasi atas kerjasama antara rumah sakit dengan PTAR.

BACA JUGA: PSBD Ke-6 Asahan Angkat Budaya Batak Toba, Simbol Persatuan dalam Kebhinekaan

“Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar. Terima kasih kepada PTAR yang telah menjalin kolaborasi luar biasa. Ini bukan kali pertama PTAR melaksanakan kegiatan sosial seperti ini. Selama 11 tahun, mereka konsisten hadir untuk masyarakat,” ujarnya.

Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi, turut hadir dan menyampaikan rasa syukur atas inisiatif sosial PTAR yang dinilai sangat membantu masyarakat.

“Biasanya warga harus menunggu hingga dua bulan untuk operasi katarak. Tapi dengan kehadiran Agincourt, proses ini menjadi lebih mudah dan cepat. Kami harap ke depan, operasi gratis tidak hanya untuk mata, tapi juga kebutuhan medis lain,” harapnya.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Tapteng, Lisna Panjaitan, menyebut kegiatan ini sebagai aksi nyata kepedulian korporasi terhadap kesehatan masyarakat.

“Ini bukan sekadar operasi mata, tapi perjalanan kemanusiaan yang membantu saudara-saudara kita melihat kembali keindahan dunia. Ketika pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha bersatu, akan tercipta kebaikan yang besar,” katanya penuh haru.

Senior Manager Community PT Agincourt Resources, Christine Pepah, mengatakan bahwa pada hari pertama operasi, sebanyak 48 mata berhasil dioperasi dari total 55 pasien yang terdaftar.

“Beberapa pasien gagal operasi karena kondisi seperti glaukoma, kerusakan kornea, atau tuna rungu. Dua pasien bahkan harus dirujuk ke Medan untuk tindakan lebih lanjut dengan general anestesi,” jelas Christine.

Ia menegaskan bahwa PTAR akan terus melanjutkan program sosial seperti ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berkelanjutan.

BACA JUGA: Bupati Pakpak Bharat Hadiri Konreg PDRB dan Indikator Sosial Ekonomi 2025 di Medan, Teken Nota Kesepakatan Data Statistik Pembangunan

Losma Purba (66), warga Pandan yang menjadi salah satu peserta operasi katarak gratis, mengungkapkan rasa terima kasih dan harapannya.

“Beberapa tahun ini saya sulit melihat karena katarak. Terima kasih kepada PTAR, saya bisa ikut operasi ini. Doakan semua lancar dan semoga kegiatan seperti ini terus ada di Tapteng,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca sambil memegang nomor antrean. (KSC)

Pos terkait