Bupati Pakpak Bharat Hadiri Konreg PDRB dan Indikator Sosial Ekonomi 2025 di Medan, Teken Nota Kesepakatan Data Statistik Pembangunan

Bupati Pakpak Bharat Hadiri Konreg PDRB dan Indikator Sosial Ekonomi 2025 di Medan, Teken Nota Kesepakatan Data Statistik Pembangunan
Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, menghadiri Konsultasi Regional (Konreg) Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan Indikator Sosial Ekonomi (ISE) 2025 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara

REPORTER: Juniker Berutu

KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, menghadiri Konsultasi Regional (Konreg) Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan Indikator Sosial Ekonomi (ISE) 2025 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan strategis ini berlangsung di Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention, Medan, Jumat (17/10/2025) dan menjadi momentum penting dalam memperkuat integrasi data statistik untuk perencanaan pembangunan daerah.

Kegiatan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan dari seluruh wilayah Sumatera ini bertujuan untuk merumuskan rekomendasi konkret dan implementatif, dalam menjawab tantangan ekonomi terkini seperti inflasi, ketahanan pangan, dan penguatan ekonomi regional.

“Selama dua hari ke depan, kami akan berdiskusi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat integrasi statistik sosial ekonomi, agar perencanaan pembangunan semakin responsif dan tepat sasaran,” ungkap Bupati Franc Bernhard Tumanggor.

BACA JUGA: Penulis Muda Sergai Terbitkan Novel Perdana, Bupati dan Wabup Beri Apresiasi

Bacaan Lainnya

Dalam momen penting ini, Bupati Pakpak Bharat bersama Kepala BPS Pakpak Bharat, Lontung Sabungan Situmorang, S.St, M.Si, menandatangani Nota Kesepakatan tentang Penyediaan, Pemanfaatan, dan Pengembangan Data Statistik Pembangunan Daerah Pakpak Bharat. Kesepakatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat basis data sebagai fondasi utama pembangunan daerah yang terarah dan berbasis bukti (evidence-based policy).

Kepala Bappelitbang Provinsi Sumatera Utara, Dikky Anugerah, menegaskan bahwa forum ini tidak hanya bertujuan mengumpulkan data, namun lebih dari itu, menyusun strategi daerah berdasarkan data yang akurat.

“Forum ini harus menghasilkan solusi, bukan sekadar data. Kita ingin kebijakan yang bisa langsung dilaksanakan di daerah dan berdampak nyata bagi masyarakat,” jelas Dikky.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa rekomendasi Konreg PDRB-ISE 2025 akan mendukung pembangunan Sumatera yang lebih terintegrasi dan efektif, melalui pemanfaatan data statistik yang tepat.

Poin-poin penting Konreg PDRB-ISE 2025: mendorong pengambilan kebijakan berbasis data yang akurat dan terkini, merumuskan solusi konkret untuk tantangan ekonomi di tingkat regional, menandatangani nota kesepakatan statistik pembangunan antara daerah dan BPS, memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam perencanaan pembangunan dan meningkatkan integrasi statistik sosial ekonomi dalam perencanaan daerah.

BACA JUGA: Konflik Lahan Masyarakat Adat vs PT TPL di Sumut: Pemerintah Serukan Penyelesaian Damai, Tapi Tindakan Nyata Masih Dinanti

Konsultasi Regional Produk Domestik Regional Bruto dan Indikator Sosial Ekonomi merupakan forum tahunan yang mempertemukan pemerintah daerah, BPS, BI, dan lembaga perencana pembangunan untuk menyelaraskan data statistik dengan arah kebijakan ekonomi dan sosial di wilayah regional.

Dengan tema tahun ini yang berfokus pada strategi berbasis data dalam menjawab tantangan ekonomi, Konreg 2025 diharapkan menjadi titik tolak perencanaan pembangunan yang lebih presisi dan berdampak langsung bagi masyarakat Sumatera. (KSC)

Pos terkait