Artinya, sambung Agung, program tahun 2020 itu diimplikasikan pada tahun 2021 sehingga tidak ada kendala bagi KONI Sumut untuk tetap mengikuti PON yang akan berlangsung selama 13 hari pada Oktober mendatang.
Agung pun menyatakan bahwa ini PON perdana yang dilaksanakan selama 13 hari padahal seyogyanya setiap PON dilaksanakan hanya 12 hari.
“Namun karena di Papua itu, hari Minggu tidak boleh orang beraktivitas. Makanya jadi 13 hari. Jadi bisa menghargai apa yang di jadwalkan oleh mereka. Mengingat mereka mayoritas kristiani jadi mereka beribadah,” katanya seraya menyatakan Itu makanya kenapa pelaksanaan PON dimulai tanggal 2 sampai tanggal 15 Oktober.
Baca juga: RUPS LB PT BANK Sumut Angkat Komut Datuk Syaiful Azhar
Masih dikatakan Agung, sesuai penentuan yang ada, PON cuma 12 hari dan di Papua PON dilakukan 13 hari karena antara tanggal 2-15 Oktober ada hari Minggu dan di mana di Papua, hari Minggu tidak boleh ada aktivitas.
“Bisa dibilang ini pon pertama kali yang dilakukan selama 13 hari. Memang begitu karena kondisi pekan di sana (Papua),” jelas Agung. (BNL)








