Persebaya Bangkit! Usai Rekor 13 Laga Tanpa Kekalahan Terhenti, Bajul Ijo Fokus Curi Poin di Jepara

Persebaya Bangkit! Usai Rekor 13 Laga Tanpa Kekalahan Terhenti, Bajul Ijo Fokus Curi Poin di Jepara
Persebaya Surabaya

KLIKSUMUT.COM | SURABAYA – Langkah Persebaya Surabaya memasuki pekan ke-22 BRI Super League 2025/26 tak berjalan mulus. Bajul Ijo harus menelan kekalahan pahit 1-2 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC pada laga sebelumnya.

Hasil tersebut sekaligus memutus catatan impresif 13 pertandingan tanpa kekalahan yang sebelumnya dirajut secara konsisten. Rentetan positif itu sempat mengukuhkan Persebaya sebagai salah satu tim paling stabil di papan atas klasemen.

Namun, tim asal Kota Pahlawan tak ingin larut dalam kekecewaan. Fokus kini langsung dialihkan ke laga tandang menghadapi Persijap Jepara yang diprediksi berlangsung ketat.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menegaskan bahwa kekalahan tersebut harus dijadikan pelecut semangat, bukan beban mental.

Menurut pelatih asal Portugal itu, timnya tetap berada di jalur yang tepat dan hanya perlu menjaga konsistensi permainan.

Bacaan Lainnya

“Kami akan berusaha menjaga situasi ini supaya tidak ada pemain yang cedera. Karena kalau tidak makan dan tidak minum, intensitas latihan tidak bisa terlalu tinggi. Jadi kami akan mencoba mengontrol hal tersebut,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).

BACA JUGA: Persebaya Surabaya Kalah 1-2 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC

Persiapan Persebaya kali ini bertepatan dengan bulan Ramadan, yang tentu menjadi perhatian khusus tim pelatih. Program latihan pun mengalami penyesuaian, terutama terkait intensitas dan kondisi fisik pemain yang menjalankan ibadah puasa.

Tavares menekankan pentingnya menjaga kebugaran sekaligus menghindari risiko cedera. Ia berharap anak asuhnya mampu tampil konsisten sejak menit awal hingga akhir pertandingan, terutama dalam laga perdana di bulan suci.

“Itu tidak akan mudah, tapi saya yakin tim akan berusaha,” imbuhnya optimistis.

Sementara itu, penjaga gawang Persebaya, Andhika Ramadhani, memastikan seluruh pemain siap mengikuti arahan tim pelatih selama Ramadan.

“Kami mengikuti arahan pelatih saja. Kalau di bulan biasa mungkin intensitas latihan lebih tinggi dibanding bulan Ramadan. Di bulan puasa juga tidak memungkinkan latihan dengan intensitas tinggi, kecuali kalau latihan malam seperti tahun-tahun sebelumnya,” tutur Andhika.

Ia menambahkan bahwa pengalaman menjalani kompetisi saat Ramadan bukan hal baru bagi skuad Bajul Ijo.

BACA JUGA: Persebaya Surabaya Kalahkan Malut United 2-1 di Lanjutan Super League

“Jadi insyaallah kami sudah terbiasa menjalani itu saat Ramadan,” pungkasnya.

Laga kontra Persijap Jepara akan menjadi ujian mental sekaligus momentum kebangkitan Persebaya. Setelah rekor panjang tak terkalahkan terhenti, kemenangan di laga tandang bisa menjadi jawaban atas keraguan sekaligus menjaga asa bersaing di papan atas BRI Super League 2025/26.

Kini, publik Surabaya menanti respons cepat Bajul Ijo: bangkit dan kembali ke jalur kemenangan. (KSC)

TIM REDAKSI

Pos terkait