Perkuat Reformasi Birokrasi, Bupati Asahan Lantik Pejabat Tinggi Pratama

Perkuat Reformasi Birokrasi, Bupati Asahan Lantik Pejabat Tinggi Pratama
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan di Aula Melati Kantor Bupati Asahan pada Jumat (8/5/2026).(kliksumut.com/ist)

KLIKSUMUT.COM | ASAHAN – Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan daerah melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan pada Jumat (8/5/2026).

Pelantikan dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Asahan Nomor 100.3.3.2-45-5.2 Tahun 2026 sebagai bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat efektivitas birokrasi di tengah meningkatnya tuntutan pelayanan publik.

Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa rotasi dan pengisian jabatan bukan sekadar proses administratif, melainkan bentuk kepercayaan yang harus dijawab melalui kinerja nyata, integritas, dan profesionalisme.

BACA JUGA: Asahan Perkuat Integritas Layanan Publik Menuju Daerah Percontohan Antikorupsi

“Jabatan adalah amanah yang wajib dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya berharap pejabat yang baru dilantik mampu menghadirkan inovasi serta memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Taufik.

Sejumlah pejabat yang dilantik mendapat penugasan strategis sesuai bidang masing-masing. Untuk posisi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Edi Sukmana diminta memperkuat koordinasi antarorganisasi perangkat daerah, khususnya dalam pengelolaan sumber daya alam dan efisiensi pengadaan barang serta jasa pemerintah.

Sementara itu, Asrul Wahid yang dipercaya sebagai Asisten Administrasi Umum diarahkan untuk meningkatkan kualitas tata kelola organisasi, penguatan fungsi keprotokolan, serta efektivitas komunikasi pimpinan daerah.

Pada sektor pendapatan daerah, M. Yusuf Lubis yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah mendapat mandat untuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Upaya tersebut diharapkan dilakukan melalui inovasi berbasis digital, transparansi pengelolaan, dan penguatan akuntabilitas publik.

Di bidang sosial, Jutawan Sinaga yang dipercaya memimpin Dinas Sosial diminta memastikan penyaluran bantuan sosial berjalan tepat sasaran, sekaligus memperkuat langkah penanganan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Asahan.

Adapun Witoyo yang menempati posisi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memberikan masukan kebijakan yang konstruktif demi mendukung pembangunan daerah.

Tidak hanya menyoroti aspek birokrasi, Bupati Asahan juga memberi perhatian khusus terhadap persoalan sosial yang masih menjadi tantangan daerah, terutama percepatan penurunan angka stunting dan pembinaan generasi muda.

Ia meminta seluruh perangkat daerah memperkuat kolaborasi lintas sektor agar program-program pemerintah benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama kelompok rentan.

BACA JUGA: Estafet Kepemimpinan Pelajar Asahan: Meneguhkan Integritas di Tengah Tantangan Zaman

“Kita ingin kehadiran pemerintah dirasakan langsung oleh masyarakat. Program yang dijalankan harus tepat sasaran dan mampu menjawab persoalan di lapangan,” katanya.

Prosesi pelantikan turut dihadiri Wakil Bupati Asahan, Sekretaris Daerah, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, unsur Forkopimda, para camat, serta kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan.

Sebagai penutup, kegiatan diisi dengan tausiah agama yang mengingatkan pentingnya menjaga integritas, kejujuran, dan akhlak dalam menjalankan amanah pemerintahan. Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi fondasi utama dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. (KSC)

Reporter: Dinda Meyla Sari

Pos terkait