Pemkab Asahan Gandeng Universitas Asahan, Perkuat Riset dan Inovasi untuk Mendorong Pembangunan Daerah

Pemkab Asahan Gandeng Universitas Asahan, Perkuat Riset dan Inovasi untuk Mendorong Pembangunan Daerah
Pemerintah Kabupaten Asahan dan Universitas Asahan (UNA) memperkuat sinergi dalam upaya meningkatkan kualitas pembangunan daerah melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) ditandatangani di Aula Zulfiman Siregar, Kampus Universitas Asahan, Jumat (10/7/2026). (kliksumut.com/ist)

KLIKSUMUT.COM | ASAHAN – Pemerintah Kabupaten Asahan dan Universitas Asahan (UNA) memperkuat sinergi dalam upaya meningkatkan kualitas pembangunan daerah melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang menitikberatkan pada pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kesepakatan tersebut ditandatangani di Aula Zulfiman Siregar, Kampus Universitas Asahan, Jumat (10/7/2026). Kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam membangun kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah daerah agar hasil penelitian serta inovasi yang lahir dari perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Asahan.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, Ketua Pengurus Yayasan Universitas Asahan Drs. Mapilindo, Rektor Universitas Asahan Assoc. Prof. Dr. Mangaraja Manurung, civitas akademika Universitas Asahan, Kepala Baperida Kabupaten Asahan, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Asahan, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan, jajaran perangkat daerah, serta para tamu undangan.

BACA JUGA: Lebih dari 258 Ribu Pekerja di Asahan Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, Cakupan UCJ Masih di Bawah 30 Persen

Ketua Pengurus Yayasan Universitas Asahan, Drs. Mapilindo, menyampaikan bahwa kemitraan antara perguruan tinggi dan pemerintah merupakan langkah strategis dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah. Menurutnya, ilmu pengetahuan yang dikembangkan di lingkungan kampus harus mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa penandatanganan nota kesepahaman bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan bentuk komitmen bersama untuk membangun Kabupaten Asahan melalui pemanfaatan sumber daya intelektual yang dimiliki perguruan tinggi.

“Yayasan akan terus mendukung setiap upaya Universitas Asahan untuk menjadi institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya melahirkan lulusan berkualitas, tetapi juga mampu menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Mapilindo berharap kerja sama tersebut dapat berlangsung secara berkesinambungan sehingga mampu memperkuat pelaksanaan penelitian, meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat, serta mendorong peningkatan mutu pendidikan di Universitas Asahan.

Sementara itu, Rektor Universitas Asahan, Assoc. Prof. Dr. Mangaraja Manurung, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh yang diberikan Yayasan Universitas Asahan dan Pemerintah Kabupaten Asahan terhadap pengembangan institusi pendidikan tinggi tersebut.

Menurutnya, kolaborasi ini merupakan penguatan komitmen bersama dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara lebih optimal.

Ia berharap para dosen dapat menghasilkan penelitian yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah, sedangkan mahasiswa memperoleh pengalaman praktis melalui program magang yang relevan dengan kondisi nyata di lapangan.

Dalam pemaparannya, Rektor juga menjelaskan perkembangan Universitas Asahan yang saat ini memiliki 12 program studi, satu Program Pendidikan Profesi Guru (PPG), serta tiga program magister. Dua program studi, yaitu Ilmu Hukum dan Teknik Informatika, telah berhasil memperoleh akreditasi Unggul. Capaian tersebut diharapkan dapat diikuti oleh program studi lainnya melalui peningkatan kualitas akademik secara berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menegaskan bahwa kerja sama dengan Universitas Asahan merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Asahan dalam menghadirkan pembangunan yang berbasis data, riset, dan kajian akademik.

Menurutnya, setiap kebijakan pemerintah harus memiliki landasan ilmiah agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat sasaran.

“Kami tidak ingin membangun hanya berdasarkan dugaan. Perencanaan pembangunan, penguatan ekonomi daerah hingga pembangunan infrastruktur harus didukung oleh kajian akademis yang kuat sehingga hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Bupati.

BACA JUGA: Bupati Asahan Tinjau Pelayanan KB MOW, Perkuat Komitmen Wujudkan Keluarga Berkualitas

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa implementasi kerja sama ini akan diarahkan pada sejumlah sektor prioritas, mulai dari pengembangan ekonomi masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), rencana pembangunan Asahan Center Business District, penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan, peningkatan mutu pendidikan, hingga pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara melalui program pendidikan lanjutan.

Ia berharap berbagai hasil penelitian yang dihasilkan sivitas akademika Universitas Asahan dapat menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan pemerintah daerah sekaligus melahirkan berbagai inovasi yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Penandatanganan nota kesepahaman tersebut menjadi simbol semakin eratnya hubungan antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan yayasan dalam membangun ekosistem kolaboratif yang mendukung kemajuan Kabupaten Asahan.

Melalui sinergi yang terjalin, Universitas Asahan diharapkan semakin berkembang sebagai perguruan tinggi yang unggul, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Asahan dalam mewujudkan pembangunan daerah yang maju, mandiri, sejahtera, dan berdaya saing. (KSC)

Reporter: Dinda Meyla Sari

Pos terkait