KLIKSUMUT.COM | KUDUS – Ketua Umum KONI Sumatera Utara (Sumut), Kolonel (Purn) Hatunggal Siregar, menyatakan optimisme tinggi bahwa kontingen Sumut masih berpeluang menambah medali di ajang PON Bela Diri II/2025. Meski hingga Kamis (23/10) sore Sumut masih berada di posisi peringkat 10 dengan raihan 4 emas, 13 perak, dan 23 perunggu, Hatunggal yakin torehan tersebut masih bisa meningkat dalam beberapa hari ke depan.
“Kita optimis jumlah medali masih terus bertambah, dan peringkat Sumut pun bisa lebih baik,” ujar Hatunggal saat menyaksikan pertandingan cabang karate di GOR Djarum Kaliputu, Kudus, Kamis (23/10/2025) sore.
Dalam kesempatan itu, Hatunggal menyaksikan langsung pertandingan dua karateka Sumut, Dessyinta Rakawuni S. Banurea dan Adi Kurniawan, serta menyempatkan diri memberi semangat kepada atlet Wushu Sanda Sumut yang sedang menjajal venue di Gedung 3A.
“Kita tetap bersyukur meski hari ini hanya mendapat tambahan satu perunggu lewat Dessyinta Rakawuni di kelas +68 kg. Tadinya kita berharap hasil maksimal, tapi pencapaian ini tetap patut kita apresiasi,” ujarnya.
BACA JUGA: Patriot Wushu Sumut Siap Tampil Lepas di PON Bela Diri II 2025 Kudus
Dessyinta harus puas dengan medali perunggu setelah gagal menembus final, sementara Adi Kurniawan di kelas -50 kg belum berhasil membawa pulang medali.
Meski begitu, Hatunggal tetap optimis. Ia menegaskan bahwa peluang menambah medali masih terbuka lebar karena cabang karate, wushu, dan ju-jitsu belum menuntaskan seluruh pertandingan.
“Di karate masih ada lima atlet yang belum turun. Wushu baru mulai bertanding Jumat (24/10/2025), begitu juga ju-jitsu. Kita berharap mereka semua bisa tampil maksimal,” jelasnya..
Ketua KONI Sumut itu juga mengajak seluruh masyarakat Sumatera Utara untuk terus memberikan doa dan dukungan bagi para atlet yang sedang berjuang di PON Bela Diri II/2025.
“Kami mohon doa dari masyarakat Sumut agar para atlet tetap semangat dan mampu memberikan hasil terbaik di tiga hari terakhir pertandingan,” kata Hatunggal penuh harap.
Dalam sela-sela pertandingan, Hatunggal juga sempat bertemu dengan Ketua Umum PB FORKI Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjadi dan Wakil Ketua Umum KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Suwarno.
Keduanya, kata Hatunggal, berpesan agar Sumut terus memaksimalkan pembinaan dan pengembangan atlet, khususnya di cabang bela diri seperti karate.
“PON Bela Diri ini bukan hanya ajang mencari medali, tapi juga wadah mengasah kemampuan dan menguji hasil pembinaan atlet. Karena itu Sumut akan terus memaksimalkan program pembinaan karateka dan atlet bela diri lainnya,” pungkas Hatunggal. (KSC)








