KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sumatera Utara (Sumut) yang akan digelar pada 31 Januari hingga 2 Februari 2026 di Kota Medan dipastikan berlangsung murni tanpa intervensi maupun arahan khusus dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.
Ketua Steering Committee (SC) Musda XI Golkar Sumut, Syamsul Qomar, menegaskan bahwa agenda Musda tidak semata-mata berfokus pada pemilihan ketua. Justru, sebagian besar pembahasan diarahkan pada evaluasi dan perumusan program strategis partai ke depan.
BACA JUGA: Andar Amin Harahap Siap Bertarung di Musda XI Golkar Sumut
“Tidak ada arahan khusus dari DPP. Musda ini prioritasnya evaluasi program dan arah Partai Golkar Sumut masa depan,” tegas Syamsul Qomar kepada wartawan di Medan, Selasa (28/1/2026).
70 Persen Agenda Bahas Program, Bukan Pemilihan Ketua
Syamsul menjelaskan, dari seluruh rangkaian Musda XI, hanya sekitar 30 persen agenda yang membahas pemilihan Ketua DPD Golkar Sumut, sementara 70 persen lainnya difokuskan pada evaluasi kinerja kepengurusan serta penyusunan kebijakan strategis partai.
Musda nantinya akan membahas tiga komisi utama yang menjadi fondasi arah kebijakan Golkar Sumut lima tahun ke depan, sekaligus menyerap aspirasi kader dan masyarakat untuk memperkuat budaya politik partai yang modern dan responsif.
Panitia Lengkap, Persiapan Dinilai Matang
Rapat persiapan Musda XI turut dihadiri jajaran panitia dan Steering Committee secara lengkap. Hadir di antaranya Ketua Panitia Penyelenggara Zulkhairi Pahlawan, Wakil Ketua SC Muchrid, Wakil SC Drs Isma Fadly Arya Pulungan, SH, MH, Sekretaris SC M. Asril, serta Anggota SC Indra Alamsyah.
Kehadiran lengkap jajaran panitia ini dinilai sebagai bukti bahwa Musda XI Golkar Sumut telah siap digelar sesuai mekanisme dan tahapan organisasi.
Pendaftaran Calon Ketua Dibuka, Dua Nama Mencuat
Pendaftaran bakal calon Ketua DPD Golkar Sumut periode 2025–2030 resmi dibuka mulai 28 Januari 2026 dan akan ditutup pada 30 Januari 2026 pukul 21.00 WIB.
Setiap bakal calon wajib memenuhi 10 persyaratan ketat, termasuk mendapatkan persetujuan Ketua Umum DPP Golkar serta memiliki komitmen waktu penuh untuk membesarkan partai. Meski demikian, DPP tetap memiliki kewenangan diskresi dalam kondisi tertentu.
Hingga saat ini, dua nama yang mencuat sebagai kandidat kuat adalah Hendri Sitorus, kepala daerah aktif, serta Andar Muda Harahap, mantan bupati dan anggota DPR RI.
“Keduanya figur handal dan memiliki rekam jejak kepemimpinan,” ujar Syamsul.
39 Pemilik Suara Tentukan Ketua, Demokrasi Internal Dijaga
Syamsul menegaskan, penentuan Ketua DPD Golkar Sumut sepenuhnya berada di tangan 39 pemilik suara, yang terdiri dari DPD kabupaten/kota se-Sumut serta organisasi sayap partai.
“Tidak ada tekanan eksternal. Demokrasi internal Golkar berjalan sehat dan terbuka,” tandasnya.
BACA JUGA: Abdul Rahman Siap Maju Calon Ketua Golkar Sumut, Minta Restu Langsung Ahmad Doli Kurnia
Harapan Lahirkan Pemimpin Visioner
Sementara itu, Wakil SC Drs Isma Fadly Arya Pulungan, SH berharap Musda XI tidak hanya melahirkan pemimpin baru, tetapi juga gagasan dan program yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung pembangunan Provinsi Sumatera Utara.
Ia menambahkan, Steering Committee juga membuka ruang masukan dari Fraksi Partai Golkar DPRD Sumut untuk dirangkum dan disampaikan kepada DPP sebagai bagian dari rekomendasi strategis hasil Musda. (KSC)








