KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Motivasi bukan sekadar kata-kata, tapi bisa menjadi kekuatan besar yang melahirkan prestasi. Hal inilah yang dibuktikan oleh Inke Monica br Ginting, atlet cricket putri Sumatera Utara yang sukses mengantarkan timnya meraih medali emas di partai final super sixes PON Aceh-Sumut 2024, Selasa (3/9/2024) lalu di Lapangan Cerdas, Lubukpakam.
Di balik kemenangan itu, tersimpan kisah haru sekaligus inspiratif. Bukan hanya hasil dari kerja keras selama Pelatda, tetapi juga berkat suntikan semangat yang datang langsung dari sang ibunda tercinta yang menyaksikan laga final dari tribun.
“Motivasi ibunda selama Pelatda dan saat melihat langsung pertandingan final membuat saya semakin percaya diri. Akhirnya, tim Sumut menang atas Bali,” ungkap Inke saat ditemui usai pertandingan, Minggu (7/9/2025).
Mahasiswi Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Unimed ini menyebutkan, olahraga adalah keajaiban yang bukan hanya menyehatkan, tapi juga memperpanjang harapan hidup dan membangun karakter juara.
BACA JUGA: Pickleball Sumut Tancap Gas! Gelar Penataran Pelatih, Siap Masuk Keluarga Besar KONI
“Olahraga membuatmu merasa lebih baik, terlihat lebih baik, dan bahkan hidup lebih lama. Dalam olahraga, kita diajarkan untuk tidak pernah menyerah dan terus mengejar impian,” ujarnya penuh semangat.
Cewek kelahiran Kabanjahe, 6 Oktober 2003 ini tak ragu menyebut bahwa kedisiplinan, kerja keras, dan semangat pantang menyerah adalah bahan bakar utama menuju podium tertinggi. Di balik senyumnya yang ramah, tersimpan mental baja yang tak mudah goyah.
Sebagai anak keempat dari lima bersaudara dari pasangan almarhum Gidion Ginting dan Wekky Alusius Sitepu, Inke mengaku bahwa peran orang tua sangat besar dalam karier atletnya.
“Motivasi dari orang tua, terutama ibu, adalah parameter penting dalam pembinaan atlet selain pelatih dan bakat. Dulu, saat latihan berat, saya selalu ingat kata-kata ibu, dan itu membuat saya tidak menyerah,” tuturnya.
Tak hanya emas, Inke juga berhasil membawa pulang dua medali perunggu, sebuah pencapaian luar biasa setelah satu tahun menjalani Pelatda dengan penuh dedikasi. Ia percaya bahwa dalam dunia olahraga, tidak ada yang tak mungkin selama mau berlatih dan berjuang.
“Lupakan kata ‘tidak bisa’. Segala hal mungkin terjadi jika kita sungguh-sungguh,” tambah penggemar berat penyanyi Tulus ini sambil tersenyum.
BACA JUGA: Ketua PWI Sumut Dukung Kejuaraan Biliar Antar Wartawan: Langkah Strategis Menuju Porwanas 2028
Inke berharap prestasinya bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda, terutama perempuan, untuk terus bergerak dan menjadikan olahraga sebagai jalan meraih mimpi.
“Harga diri dan kepercayaan diri saya meningkat. Tapi yang paling penting, saya belajar bahwa hasil bukan segalanya. Proses, semangat, dan kecintaan pada olahraga itulah yang membuat kita menjadi juara sejati.” (KSC)








