KLIKSUMUT.COM | LANGKAT – Kecelakaan maut terjadi di jalur wisata Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Sebuah minibus travel yang membawa rombongan wisatawan domestik terperosok ke aliran Sungai Batang Serangan, kawasan Titi Kurus, Kecamatan Batang Serangan, Sabtu (19/9/2026).
Tragedi tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, satu korban mengalami luka berat dan tiga lainnya selamat dengan kondisi luka ringan.
Kecelakaan terjadi saat rombongan wisatawan tersebut dalam perjalanan pulang setelah mengunjungi objek wisata nasional Tangkahan.
Saat kejadian, hujan deras mengguyur kawasan Batang Serangan. Kondisi jalan yang licin diduga membuat kendaraan kehilangan kendali sebelum akhirnya keluar dari badan jalan dan terperosok ke sungai yang sedang mengalami peningkatan arus.
Minimnya pembatas di sisi jalan juga menjadi salah satu kondisi yang memperparah kecelakaan tersebut.
Tiga Wisatawan Meninggal Dunia
Kanit Gakkum Satlantas Polres Langkat, Ipda Budi Sihotang, membenarkan adanya kecelakaan tersebut.
Ia mengatakan, terdapat tujuh orang di dalam minibus saat kecelakaan terjadi. Tiga penumpang meninggal dunia setelah terjebak di dalam kendaraan yang masuk ke aliran sungai.
Berdasarkan data identifikasi kepolisian dan pemeriksaan medis, ketiga korban meninggal dunia yakni:
- Adit (20), warga Kota Medan.
- Egi (18), warga Kota Medan.
- Hasbi (25), warga Kota Medan.
Sementara itu, satu korban lainnya, Nadine (18), mengalami luka berat dan saat ini mendapatkan perawatan intensif akibat trauma yang dialaminya.
Adapun tiga korban lainnya selamat dengan kondisi luka ringan. Mereka adalah Ismail Sani (40) yang merupakan pengemudi minibus, Mhd. Iqbal Al-Fahri (26) sebagai penumpang, serta Johan Tantawi (32) yang juga merupakan penumpang.
BACA JUGA: Tangkahan Batu dan Pasir di Sungai Lae Renun Diduga Ilegal, Warga Khawatirkan Dampak Lingkungan
Seluruh Korban Dievakuasi ke Rumah Sakit
Proses evakuasi dilakukan warga sekitar bersama petugas setelah mengetahui adanya kendaraan yang terperosok ke sungai.
Seluruh korban kemudian dievakuasi ke RS Umum Tanjung Selamat, Batang Serangan, untuk mendapatkan penanganan medis.
“Seluruh korban langsung dievakuasi oleh warga sekitar bersama petugas ke Rumah Sakit (RS) Umum Tanjung Selamat, Batang Serangan, guna penanganan medis lebih lanjut,” ujar Ipda Budi Sihotang saat dikonfirmasi, Minggu (20/9/2026).
Kecelakaan ini kembali menyoroti aspek keselamatan di sejumlah jalur wisata, terutama ketika kondisi cuaca ekstrem dan hujan deras meningkatkan risiko kecelakaan di ruas jalan yang berada di sekitar aliran sungai.
Reporter: Dody Ariandi








