MIN 1 Dairi Hadirkan Sudut Literasi, Oase Membaca di Tengah Era Digital

MIN 1 Dairi Hadirkan Sudut Literasi, Oase Membaca di Tengah Era Digital
Di tengah derasnya arus digitalisasi dan era disrupsi, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Dairi justru menghadirkan inovasi sederhana namun berdampak besar

KLIKSUMUT.COM | DAIRI – Di tengah derasnya arus digitalisasi dan era disrupsi, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Dairi justru menghadirkan inovasi sederhana namun berdampak besar: Sudut Literasi. Ruang kecil ini menjadi “rumah membaca” bagi siswa untuk menumbuhkan minat baca sejak dini.

Sudut Literasi tersebut dirancang sebagai oase belajar di tengah tantangan zaman, di mana gawai dan teknologi kerap menggeser kebiasaan membaca buku. Di ruang ini, para siswa secara rutin melakukan kegiatan literasi bersama wali kelas masing-masing.

Salah satu aktivitas terlihat pada siswa kelas VI A bersama wali kelas Torli Nadeak pada Jumat (10/4/2026). Mereka memanfaatkan Sudut Literasi untuk membaca berbagai jenis buku yang tersedia, mulai dari pengetahuan umum, buku agama, cerita rakyat, dongeng, hingga bacaan edukatif lainnya.

BACA JUGA: Pemprov Sumut Dukung Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026

Tak sekadar tempat membaca, Sudut Literasi juga menjadi ruang imajinasi yang menyenangkan. Desain ruangan dibuat ramah anak dengan alas rumput sintetis yang lembut serta penataan yang menarik, sehingga menciptakan suasana nyaman dan tidak membosankan.

Bacaan Lainnya

“Sudut kelas ini ditata dengan konsep ramah anak agar siswa merasa nyaman dan tertarik untuk membaca. Harapannya, aktivitas literasi bisa berlangsung secara alami,” ujar Torli dikutip dari laman Kemenag, Minggu (12/4/2026).

Ia menambahkan, koleksi buku yang tersedia didominasi oleh buku bergambar dengan ilustrasi menarik yang sesuai dengan dunia anak. Hal ini bertujuan untuk memancing rasa ingin tahu siswa sekaligus meningkatkan minat mereka terhadap kegiatan membaca.

BACA JUGA: Sekolah Rakyat Deli Serdang Ditargetkan Rampung Juli 2026

“Kehadiran Sudut Literasi ini merupakan upaya membangun kebiasaan membaca. Lingkungan yang nyaman dan menarik sangat berpengaruh terhadap konsentrasi dan minat belajar siswa,” jelasnya.

Inovasi ini menjadi bagian dari komitmen MIN 1 Dairi dalam mendukung penguatan literasi di lingkungan madrasah. Program tersebut tidak hanya diterapkan di satu kelas, tetapi telah dikembangkan di berbagai kelas lainnya melalui pojok literasi serupa.

Langkah ini menunjukkan bahwa budaya membaca mulai tumbuh dan menjadi bagian dari keseharian siswa. Dengan demikian, diharapkan para siswa dapat berkembang menjadi generasi yang gemar membaca, berwawasan luas, serta memiliki kemampuan berpikir kritis dan kreatif di masa depan. (KSC)

TIM REDAKSI

Pos terkait