KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Kecamatan Medan Denai resmi keluar sebagai juara umum cabang olahraga taekwondo pada ajang Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan 2025. Bertempat di Aula Universitas Katolik Santo Thomas Medan, Minggu (12/10/2025), Medan Denai membuktikan dominasinya dengan raihan 2 emas, 1 perak, dan 2 perunggu.
Posisi runner-up ditempati Medan Johor yang juga mengoleksi 2 medali emas, ditambah 1 perunggu. Sementara Medan Helvetia mengamankan posisi ketiga lewat capaian 1 emas, 1 perak, dan 2 perunggu.
Ketua KONI Medan, Aswindy Fachrizal, menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme para atlet muda yang bertanding di cabang taekwondo. Menurutnya, Porkot tahun ini menjadi indikator positif bahwa kualitas pembinaan olahraga di tingkat kecamatan semakin baik.
“Ajang ini penting untuk menjaring atlet-atlet potensial. Mereka bisa kita bawa ke level lebih tinggi, seperti Porprov Sumut 2026, bahkan ke tingkat nasional,” ungkap Aswindy.
Senada, Ketua Pengkot TI Medan, Riza Budiwan, menilai Porkot merupakan ladang pencarian bibit unggul. Ia mengatakan ajang ini memang difokuskan pada atlet usia muda, di bawah tingkat senior, agar regenerasi atlet tetap berjalan.
“Tahun ini antusiasme lebih tinggi dibanding tahun lalu. Persaingan juga merata, terbukti medali tersebar ke banyak kecamatan,” jelas Riza.
Cabang olahraga taekwondo diikuti oleh 137 atlet putra dan putri dari 20 KONI Kecamatan. Rinciannya:
-
Kyorugi Putra: 73 atlet
-
Kyorugi Putri: 46 atlet
-
Poomsae Putra: 7 atlet
-
Poomsae Putri: 11 atlet
Ketua Panitia Taekwondo Porkot 2025, Surianto, menyebut bahwa tingginya minat peserta membuat pihak panitia harus melakukan seleksi ketat.
BACA JUGA: 100 Kenshi Berlaga di Porkot Medan XV 2025: 63 Medali Diperebutkan di Cabor Kempo
“Kalau tidak dibatasi, bisa ribuan peserta yang ikut. Kami hanya pilih yang terbaik dari KONI Kecamatan. Ini juga demi efisiensi dan kualitas kompetisi,” ujar Surianto yang juga menjabat Ketua Binpres TI Medan.
Demi menjaga keselamatan, seluruh atlet bertanding dengan peralatan berstandar internasional seperti head guard, body protector, deker, dan pelindung kemaluan. Pertandingan dipimpin wasit bersertifikat nasional. (KSC)








