Maroko Puncaki Grup C Piala Dunia 2026, Gol Spektakuler Ismael Saibari Bungkam Skotlandia 1-0

Maroko Puncaki Grup C Piala Dunia 2026, Gol Spektakuler Ismael Saibari Bungkam Skotlandia 1-0
Timnas Maroko semakin menunjukkan statusnya sebagai salah satu kekuatan sepak bola dunia setelah menaklukkan Skotlandia dengan skor tipis 1-0 pada laga kedua Grup C Piala Dunia 2026. (foto/ist)

KLIKSUMUT.COM | SEATTLE – Timnas Maroko semakin menunjukkan statusnya sebagai salah satu kekuatan sepak bola dunia setelah menaklukkan Skotlandia dengan skor tipis 1-0 pada laga kedua Grup C Piala Dunia 2026. Kemenangan penting ini membawa Atlas Lions memuncaki klasemen sementara grup dan semakin dekat menuju babak 32 besar.

Bertanding dalam atmosfer penuh tensi, Maroko langsung tampil agresif sejak menit-menit awal. Gol semata wayang kemenangan lahir melalui aksi gemilang Ismael Saibari, yang sukses memanfaatkan umpan matang dari Brahim Diaz.

Pertandingan baru berjalan beberapa menit ketika Maroko berhasil memecah kebuntuan. Brahim Diaz mengirimkan umpan akurat kepada Saibari yang berada di area berbahaya.

Meski berada dalam kawalan ketat pemain belakang Skotlandia, striker yang akan bergabung dengan Bayern Munchen tersebut mampu melepaskan tembakan keras dari sudut sempit yang menghujam pojok atas gawang tanpa mampu dihalau kiper Angus Gunn.

Gol cepat itu membuat Maroko semakin percaya diri menguasai jalannya pertandingan.

Tak lama berselang, kesalahan Ryan Christie hampir berujung petaka bagi Skotlandia. Umpan silang Azzedine Ounahi nyaris menghasilkan gol kedua sebelum lini pertahanan lawan berhasil menghalau bahaya.

Pada menit ke-18, Maroko kembali mengancam melalui Achraf Hakimi. Namun upaya bek sayap andalan Paris Saint-Germain tersebut masih mampu digagalkan penyelamatan gemilang Angus Gunn.

Skotlandia berusaha merespons tekanan Maroko melalui sejumlah serangan balik. Kapten tim Andy Robertson beberapa kali mencoba membangun serangan bersama John McGinn, tetapi pertahanan disiplin Maroko membuat peluang yang tercipta gagal berkembang menjadi ancaman serius.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Amerika Serikat Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Taklukkan Australia 2-0 di Seattle

Sementara itu, Bilal El Khannouss juga memperoleh kesempatan emas untuk menggandakan keunggulan Maroko. Sayangnya, tembakannya masih melambung setelah bola mengalami pantulan yang sulit dikontrol.

Hingga turun minum, skor 1-0 untuk keunggulan Maroko tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, Skotlandia tampil lebih menyerang demi mencari gol penyeimbang. Mereka sempat mengajukan protes penalti ketika John McGinn terjatuh dalam duel dengan Neil El Aynaoui di area terlarang.

Namun wasit memutuskan pertandingan tetap dilanjutkan.

Maroko justru kembali mendominasi permainan dan nyaris menambah keunggulan. Ismael Saibari hampir mencetak gol keduanya setelah tembakan kerasnya membentur mistar gawang.

Tak lama kemudian, Bilal El Khannouss kembali mengancam melalui sundulan hasil sepak pojok. Namun Angus Gunn kembali menunjukkan kualitasnya dengan melakukan penyelamatan penting.

Di sisi lain, Scott McTominay berupaya memimpin kebangkitan Skotlandia. Namun hingga laga memasuki waktu tambahan, tim berjuluk Tartan Army itu kesulitan menciptakan peluang bersih yang mampu menguji ketangguhan kiper Maroko, Bono.

Hasil kemenangan ini membuat Maroko kokoh di puncak klasemen sementara Grup C Piala Dunia 2026 dan memperbesar peluang mereka untuk lolos ke babak 32 besar.

BACA JUGA: Luis Díaz Bersinar di Piala Dunia 2026, Jadi Motor Kemenangan Kolombia atas Uzbekistan

Sebaliknya, Skotlandia harus puas turun ke posisi kedua dan berpotensi tergeser apabila Brasil meraih kemenangan pada pertandingan berikutnya.

Pada laga selanjutnya, Maroko akan menghadapi Haiti, sementara Skotlandia menantikan ujian berat melawan Brasil dalam pertandingan penentuan nasib di fase grup.

Kemenangan atas Skotlandia juga memperpanjang catatan impresif Maroko yang kini mencatatkan 30 pertandingan tanpa kekalahan, sebuah rekor yang menegaskan konsistensi Atlas Lions sebagai salah satu tim paling berbahaya di Piala Dunia 2026. (KSC)

TIM REDAKSI

Pos terkait