MEDAN | kliksumut.com – Sesuai dengan instruksi Presiden RI Joko Widodo untuk percepatan vaksinasi Covid-19 di Indonesia. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Penjara Sumut turut mendukung kegiatan vaksinasi tersebut, bekerjasama dengan Polda Sumut. Kegiatan vaksinasi ini di gelar di Mega Park Jalan Kapten Muslim Medan, Senin (15/11/2021).
Ketua Umum LSM Penjara Sumut Adi Warman Lubis meninjau langsung kegiatan vaksinasi tahap kedua tersebut dengan rincian jumlah yang akan divaksin sebanyak 1000 orang sesuai dengan jumlah vaksin tahap I yang digelar 11 Oktober 2021, dengan jumlah vaksinator 4 orang yang berasal dari Tenaga Kesehatan (Nakes) Biddokkes Polda Sumut.
Dalam kesempatan tersebut, Adi Warman Lubis mengatakan, vaksinasi ini bertujuan untuk menurunkan angka penyebaran virus Covid-19 di Medan, mencapai kekebalan tubuh atau herd immunity bagi penerima vaksin. Hal ini dilakukan agar masyarakat yang telah di vaksin merasa aman untuk melakukan aktivitas sehari-hari dan diharapkan masyarakat tetap patuh dan wajib untuk menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).
BACA JUGA: LSM Penjara Sumut Dukung Program Pemerintah Gelar Vaksinasi Bagi Masyarakat
Ia menambahkan kegiatan vaksinasi yang digelar ini merupakan salah satu bentuk kepedulian LSM Penjara terhadap masyarakat, sesuai dengan program kerja untuk membuat masyarakat sejahtera dan sehat serta mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional.
Lanjut Adi Warman, dalam hal vaksinasi, tingkat kesadaran masyarakat di Sumut, khususnya di Medan sangat tinggi. Termasuk tingkat kepatuhan protokol kesehatan. Hal ini membuat situasi di Medan cepat berubah dari PPKM Level 4 menjadi Level 2. Sekarang kasus covid-19 sudah menurun.
Penurunan kasus covid-19 di Medan, tambahnya menunjukkan distribusi vaksin berjalan lancar. Distribusi vaksin ini merupakan faktor penyebab angka kasus covid-19 di Medan menurun. Hal Ini perlu kita disyukuri bersama. Meski demikian, kata Adi Warman lagi, sosialisasi dan edukasi masyarakat tentang disiplin Prokes harus terus dilakukan.
Lanjut Adi Warman, Jadi, sekalipun sudah divaksinasi seratus persen, kami ingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan tidak euforia berlebihan,” sebutnya. Dia juga berharap masyarakat tetap menjaga kesehatan di masa pandemi saat ini.
“Pelaksanaan vaksinasi ini dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. Seluruh peserta vaksin diminta menggunakan masker dan menjaga jarak selama pelaksanaan vaksin,” terangnya.
Sambung Adi Warman, kemudian didalam area tempat pelaksanaan vaksinasi massal ini, kita juga atur kursi agar jarak satu dengan yang lain sesuai dengan protokol kesehatan, dan juga kita siapkan tempat cuci tangan di depan pintu masuk, pada saat masyarakat masuk dan agar dapat mencuci tangan terlebih dahulu sebelum memasuki area vaksinasi.
“Saya ucapkan terimakasih kepada Kapolda Sumut, Pak Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak yang telah memfasilitasi dengan menyediakan vaksin tahap pertama dan tahap kedua dalam kegiatan vaksinasi LSM Penjara Sumut yang telah berjalan lancar dan sukses,” pungkasnya.
BACA JUGA: Anggota DPR RI Apresiasi Kegiatan Vaksinasi LSM Penjara Sumut
Sementara itu, peserta vaksinasi massal, Raudah warga Jalan Pelajar Medan mengungkapkan jika pelaksanaan vaksinasi massal LSM Penjara Sumut baik dosis pertama maupun kedua telah berjalan dengan baik. Panitia vaksinasi memberikan pelayanan terbaik mulai dari sistem hingga alur kegiatan vaksinasi.
“Menurut saya vaksinasi sudah merupakan kewajiban di masa pandemi ini. Saat ini pun sudah banyak fasilitas dan tempat umum yang mensyaratkan vaksinasi. Saya berharap setelah dosis kedua ini saya semakin lebih leluasa bepergian dan beraktivitas,” tuturnya
Peserta lain, Nurul Afifah warga Jalan Karya Bakti Medan mengatakan jika mendapatkan vaksinasi adalah wujud kontribusi menuju herd community. Vaksinasi merupakan tindakan preventif agar terhindar dari paparan Covid-19.
“Saya sangat senang bisa mendapatkan vaksinasi dengan cepat dan lancar di Mega Park yang digelar LSM Penjara Sumut bekerjasama dengan Polda Sumut. Saya juga merasa puas dengan pelayanan dan protokol kesehatan yang diterapkan,” papar Nurul. (BNL)








