Laskar Sambernyawa Gagal Menang di Stadion Manahan, Milo Kecewa Peluang Terbuang

Laskar Sambernyawa Gagal Menang di Stadion Manahan, Milo Kecewa Peluang Terbuang
Milomir Seslija

KLIKSUMUT.COM | SOLO – Persis Solo kembali gagal meraih poin penuh saat tampil di kandang sendiri. Pada laga pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (21/2/2026) malam, Laskar Sambernyawa hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan PSBS Biak.

Hasil ini membuat Persis Solo masih tertahan di dasar klasemen sementara dengan koleksi 13 poin. Tambahan satu angka belum cukup untuk mengangkat posisi tim kebanggaan Kota Bengawan tersebut dari zona degradasi.

Bermain di hadapan pendukung sendiri, Persis Solo tampil agresif sejak awal laga. Tim asuhan Milomir Seslija mampu mengontrol jalannya pertandingan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.

Keunggulan akhirnya datang pada menit ke-30 melalui sepakan keras Dimitri Lima. Gol tersebut membuat Stadion Manahan bergemuruh dan membawa Persis unggul 1-0 hingga turun minum.

Namun dominasi di babak pertama tak berbanding lurus dengan efektivitas. Sejumlah peluang emas gagal dikonversi menjadi gol tambahan yang seharusnya bisa mengamankan kemenangan.

Memasuki babak kedua, PSBS Biak mulai berani keluar menyerang. Meski tidak banyak menciptakan peluang, tim tamu mampu memaksimalkan satu kesempatan emas.

Pada menit ke-81, sundulan Luquinhas memanfaatkan umpan crossing sukses menaklukkan lini pertahanan Persis dan mengubah skor menjadi 1-1. Gol tersebut sekaligus memupus harapan tuan rumah untuk meraih kemenangan perdana dalam beberapa laga terakhir.

BACA JUGA: Persis Solo vs Madura United Berakhir 2-2 di Stadion Manahan, Jokowi Hadir Saksikan Duel Sengit Indonesia Super League

Bacaan Lainnya

Skor imbang bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Dengan hasil ini, Persis Solo tetap berada di posisi ke-18 atau juru kunci klasemen sementara dengan 13 poin. Mereka terpaut tiga poin dari Semen Padang FC yang mengoleksi 16 poin di peringkat ke-17.

Sementara itu, jarak dengan Persijap Jepara dan PSBS Biak di posisi ke-16 dan ke-15 mencapai enam poin. Situasi ini tentu menjadi alarm serius bagi Laskar Sambernyawa untuk segera bangkit jika ingin bertahan di kasta tertinggi.

Pelatih kepala Persis Solo, Milomir Seslija, mengaku kecewa dengan hasil imbang tersebut. Pelatih yang akrab disapa Milo itu menilai anak asuhnya sebenarnya tampil baik, terutama di babak pertama.

“Laga kali ini kita bermain baik dan banyak menciptakan peluang. Tim lawan tidak banyak peluang, tapi satu crossing mereka dapat menjadi gol. Seharusnya kita bisa menang jika peluang yang dibuat menjadi gol. Tetapi saya apresiasi perjuangan para pemain di pertandingan ini,” ujar Milo, Minggu (22/2/2026).

Meski demikian, Milo melihat adanya perkembangan positif, khususnya dari penampilan Zanadin Fariz dan Althaf Indie yang dinilai sudah tampil sesuai harapannya.

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran sejumlah pemain baru mulai memberikan dampak terhadap permainan tim. Namun, menurutnya, masalah utama masih pada level kebugaran dan adaptasi.

BACA JUGA: Febri Haryadi Resmi Gabung Persis Solo, Siap Jadi Penentu Nasib Laskar Sambernyawa di BRI Super League

“Pemain lokal sudah mengalami perkembangan tapi masalah kita adalah beberapa pemain baru kita mungkin terlihat bugar, tapi secara fitnes level tidak lama bermain jadi harus berusaha lebih beradaptasi lagi,” jelasnya.

Pada laga pekan ke-23, Persis Solo akan kembali bermain di Stadion Manahan menghadapi Persik Kediri pada Minggu (1/3/2026). Pertandingan ini menjadi momentum penting bagi Persis untuk keluar dari tekanan dan menjaga asa bertahan di BRI Super League 2025/26.

Akankah Laskar Sambernyawa mampu bangkit dan meraih kemenangan krusial di kandang? Dukungan suporter dan ketajaman lini depan akan menjadi kunci di laga penentuan tersebut. (KSC)

TIM REDAKSI

Pos terkait