KPU Langkat Lantik 21.889 KPPS Diiringi Aksi Penanaman Pohon

KPU Langkat Lantik 21.889 KPPS Diiringi Aksi Penanaman Pohon
Sejumlah petugas KPPS yang baru dilantik melakukan penanaman bibit di halaman kantor Camat Stabat, Kamis (25/1/2024). (FOTO: E Junaidi)

LANGKAT | kliksumut.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Langkat, melantik 21.889 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang akan bertugas pada Pemilu 2024. Pelantikan serupa juga berlangsung serentak se-Indonesia pada Kamis (25/01/2024).

Ketua Divisi (Kadiv) Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih Parmas dan SDM) KPU Langkat, Magfirah Fitri Menjerang menyebutkan, pelantikan KPPS dilaksanakan serentak di seluruh desa atau kelurahan di Langkat oleh Ketua PPS masing masing.

“Kita berharap, petugas KPPS bekerja dengan berpedoman pada ketentuan dan peraturan perundang-undangan, kode etik penyelenggara Pemilu, bekerja secara profesional, berintegritas, bertanggungjawab dan transparan,” ujar Magfirah.

BACA JUGA: Kabag Ops Polres Langkat Cek Pengamanan Logistik Pemilu 2024

Sesuai arahan dari KPU RI, petugas KPPS yang telah dilantik, selanjutnya akan menjalani Bimbingan Teknis (Bimtek) yang akan dilaksanan sejak Jumat 16 hingga 29 Januari 2024 di desa atau kelurahan masing masing.

“Mengingat tantangan Pemilu 2024 ini semakin kompleks, petugas KPPS wajib mengikuti Bimtek yang kita harapkan dapat mengantisipasi terjadinya jatuh korban seperti pada  Pemilu serentak Tahun 2019 lalu,” jelas Magfirah.

Program Penanaman Pohon
Usai dilantik, anggota KPPS melakukan aksi penanaman bibit pohon sebagai salah satu wujud kepedulian terhadap lingkungan. Jumlah pohon yang ditanam sebanya 21.889 bibit pohon, sesuai dengan jumlah KPPS yang dilantik.

BACA JUGA: Polisi Kawal Distribusi Surat Suara Pemilu Di Langkat

Magfirah menegaskan, penanaman pohon ini sebagai upaya untuk mengganti pohon yang telah digunakan dalam pembuatan logistik Pemilu, terutama surat suara dan berbagai logistik yang terbuat dari kertas.

“Kita menyadari, logistik Pemilu berbahan kertas adalah hasil olahan dari pohon. Oleh karena itu, pelantikan petugas KPPS ini kita jadikan momentum, sebagai upaya untuk mengganti pohon-pohon yang dipakai untuk membuat logistik Pemilu kali ini,” ujar Magfirah.

Secara rinci, Magfirah mengatakan, total kebutuhan kertas untuk berbagai jenis logistik Pemilu 2024 mencapai 65.998 ton atau setara dengan 65.998.000 kilogram kertas. Kebutuhan tersebut dapat diganti dengan menanam 5.709.898 bibit pohon. Maka diharapkan setiap bibit pohon akan mengganti 11,6 kilogram kertas.

Jika dihitung jumlah bibit pohon 5.709.898 yang ditanam se-Indonesia hari ini dikalikan 11,6 kg adalah sama dengan 66.234.816 kg atau 66.234 ton.

“Jumlah tersebut hampir setara atau sebanding dengan kertas yang digunakan dalam Pemilu 2024,” ucap Magfirah. (Fik/E Junaidi)

Bacaan Lainnya

Pos terkait