Korban Ledakan Kapal di Batam Bertambah, Total Meninggal Dunia Jadi 13 Orang

Korban Ledakan Kapal di Batam Bertambah, Total Meninggal Dunia Jadi 13 Orang
KORBAN BERTAMBAH: Kapolda Kepri, Kapolres Batam, Kapolsek Batuaji melakukan peninjauan lokasi tragedi ledakan kapal MT Federal II yang terjadi di galangan kapal PT ASL Marine Shipyard, Tanjunguncang, Batuaji, Batam. Dua korban luka berat yang sebelumnya dirawat intensif akhirnya meninggal dunia akibat luka bakar serius dan trauma inhalasi. (FOTO: Dalil Harahap)

KLIKSUMUT.COM | BATAM – Duka kembali menyelimuti keluarga korban tragedi ledakan kapal MT Federal II yang terjadi di galangan kapal PT ASL Marine Shipyard, Tanjunguncang, Batuaji, Batam. Dua korban luka berat yang sebelumnya dirawat intensif akhirnya meninggal dunia akibat luka bakar serius dan trauma inhalasi.

Korban pertama, Edison Baktiar Napitupulu, meninggal dunia, Minggu (19/10/2025) pukul 23.17 WIB. Beberapa jam kemudian, korban kedua bernama Imam dinyatakan meninggal, Senin (20/10/2025) pukul 04.25 WIB. Keduanya dirawat di RS Mutiara Aini, Batam, sejak kejadian nahas yang terjadi, Rabu (15/10/2025) dini hari.

BACA JUGA: Kapal Tanker MT Federal II Terbakar di Batam, 10 Tewas dan 18 Luka Berat

“Benar, dua pasien atas nama Edison dan Imam meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif beberapa hari terakhir,” ujar Kapolsek Batuaji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang.

Menurutnya, jenazah kedua korban akan dibawa ke RS Bhayangkara Batam untuk menjalani pemeriksaan medis lanjutan (visum) sebelum diserahkan ke pihak keluarga untuk proses pemakaman. Prosedur ini merupakan bagian dari langkah investigasi yang masih berlangsung.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Diduga Tersengat Listrik Saat Menggerinda Tangki Kapal, Pekerja Galangan Kapal Tewas Dalam Tangki

Total Korban Jiwa Capai 13 Orang, Penyelidikan Masih Berlangsung
Dengan bertambahnya dua korban jiwa ini, total korban meninggal akibat ledakan kapal tanker MT Federal II di Batam kini mencapai 13 orang.

Sementara itu, tiga korban lainnya masih dirawat di RS Mutiara Aini. Pihak rumah sakit melaporkan bahwa sebagian besar dari mereka menunjukkan perkembangan positif dan telah dipindahkan dari ruang ICU ke ruang perawatan biasa.

Tragedi ledakan di kapal Federal II disebut sebagai salah satu kecelakaan kerja paling fatal yang terjadi di sektor industri galangan kapal Batam dalam beberapa tahun terakhir. Hingga kini, tim Laboratorium Forensik Polri bersama aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti ledakan.

BACA JUGA: Gaji Dipotong, Puluhan Pekerja Galangan Kapal Mengadu Ke Polsek Batuaji

Fokus Penyelidikan: Kebocoran Gas atau Human Error?
Meski belum ada pernyataan resmi, dugaan awal menyebutkan kemungkinan adanya kebocoran gas atau kesalahan prosedur keselamatan kerja yang menjadi pemicu ledakan.

Pihak PT ASL Marine Shipyard belum memberikan keterangan lengkap kepada publik terkait kejadian ini.

Pihak berwenang juga tengah mengevaluasi aspek K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di lingkungan galangan kapal tersebut. Tragedi ini kembali menyoroti pentingnya standar keselamatan kerja yang ketat di sektor maritim, khususnya di kawasan industri Batam yang menjadi pusat perkapalan terbesar di Indonesia. (KSC)

REPORTER: Dalil Harahap

Pos terkait