KONI Sumut Ingatkan Atlet Disiplin Terapkan Prokes Dengan 5 M


“Selama atlet di wisma atlet tidak diperkenankan untuk menerima tamu sembarangan untuk mencegah tidak terpapar Covid-19 dari Orang Tanpa Gejala (OTG). Untuk itu, diimbau kepada atlet jika rindu dengan keluarga atau teman sebaiknya mengobrol melaui ponsel,” terang Agung.

Lebih lanjut Agung mengatakan untuk menghindari kerumunan massa saat latihan maka para atlet berlatih dengan jadwal yang telah ditentukan pelatih dan venue yang berbeda. Venue yang dalam kawasan wisma atlet, misalnya untuk cabor sepakbola latihan di stadion mini Disporasu, futsal dan bola voli di lapangan futsal Disporasu dengan jadwal yang berbeda dan latihan tertutup untuk umum. Selain itu, Gedung Serba Guna yang memiliki arena luas digunakan tempat latihan pencak silat, tarung derajat, gulat dan lainnya. Jika jadwal bersamaan latihan maka diberi jarak 10 meter.

BACA JUGA: KONI Yakin Judo Medan Dapat Meningkatkan Prestasi

Sambung Agung, selama menjalani Pelatda, para atlet digembleng secara intensif di bawah bimbingan masing-masing pelatih demi mencapai hasil maksimal di PON Papua nanti. Selain itu, KONI Sumut secara rutin melakukan tes swab antigen maupun pada saat atlet dan pelatih serta official akan berangkat menuju Papua.

“Meskipun kontingen Sumut sudah vaksinasi 100 persen, Hal yang perlu digarisbawahi, perlu untuk memperkuat tindakan pencegahan terhadap Covid-19 dengan penerapan Prokes seperti cuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak sosial, mengurangi mobilitas dengan tetap tinggal di wisma atlet sebelum berlaga du PON dan menghindari kerumunan massa,” pungkas Agung. (BNL)

Pos terkait