KOMBAT Ultimatum Avsec Kualanamu dan Garuda Indonesia: Minta Maaf atau Dikepung Ribuan Kader

KOMBAT Ultimatum Avsec Kualanamu dan Garuda Indonesia: Minta Maaf atau Dikepung Ribuan Kader
UNIMATUM AVSEC DAN GARUDA: KOMBAT mengeluarkan ultimatum keras mendesak Avsec Bandara Internasional Kualanamu dan maskapai Garuda Indonesia, segera menyatakan permintaan maaf secara terbuka kepada Ketua Umum KOMBAT, Iskandar ST, atas insiden dugaan salah tangkap. (FOTO: Dok.KOMBAT/Ist)

KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Organisasi Kepemudaan Komando Bela Tanah Air (KOMBAT) mengeluarkan ultimatum keras kepada Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional Kualanamu dan maskapai Garuda Indonesia. Mereka menuntut permintaan maaf secara terbuka kepada Ketua Umum KOMBAT, Iskandar ST, atas insiden dugaan salah tangkap yang dinilai sebagai bentuk pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dan mencoreng nama baik organisasi.

Ultimatum ini diberi tenggat waktu 3×24 jam, dan jika tidak diindahkan, KOMBAT mengancam akan menurunkan ribuan kader untuk mengepung Kantor Avsec Kualanamu dan kantor perwakilan Garuda Indonesia.

BACA JUGA: Disebut Terlibat Judi Online, Ketua NasDem Sumut Jadi Korban Salah Tangkap di dalam Pesawat Garuda Indonesia

“Kami beri waktu tiga hari bagi Avsec dan Garuda untuk menyampaikan permintaan maaf secara resmi dan terbuka. Jika tidak, ribuan kader kami akan mendatangi langsung kantor mereka,” tegas Anggia Ramadhan, Sekretaris DPW KOMBAT Sumatera Utara (Sumut), didampingi Komandan Brigade KOMBAT Sumut, Soni Mario Tamba, pada pernyataan persnya, Senin (20/10/2025).

BACA JUGA: 4 Oknum Polisi Diperiksa Propam Usai Salah Tangkap Ketua NasDem Sumut di Kabin Pesawat

Tuding Avsec dan Garuda Lecehkan Hukum dan HAM
Insiden ini bermula dari dugaan salah tangkap terhadap Iskandar ST yang terjadi di Bandara Kualanamu, sesaat sebelum pesawat lepas landas, Rabu (15/10/2025). KOMBAT menilai tindakan tersebut tidak hanya melukai harga diri Ketua DPW Nasdem Sumut, tetapi juga menghina seluruh kader dan mencederai rasa keadilan.

BACA JUGA: Insiden Salah Tangkap di Kabin Pesawat, Ketua DPW NasDem Sumut: Polisi Sudah Minta Maaf

“Peristiwa ini adalah pelanggaran berat, tidak hanya terhadap individu, tetapi terhadap hukum penerbangan dan prinsip-prinsip HAM. Kami melihat Avsec dan Garuda terkesan buang badan, tidak bertanggung jawab,” tambah Anggia.

Bacaan Lainnya

KOMBAT juga mendesak agar Avsec dan pihak maskapai memberi sanksi tegas terhadap oknum yang terlibat dalam insiden tersebut. Jika tuntutan ini diabaikan, mereka menyatakan siap melakukan aksi besar-besaran sebagai bentuk protes. (KSC)

Pos terkait