MEDAN | kliksumut.com – Pada saat malam Pesta Rakyat masyarakat sebanyak 2.000 orang meramaikan Pesta Rakyat Cap Go Meh. Yang dilaksanakan pada hari Minggu 6 Februari 2023 dijalan Selam 2, kota Medan. Mereka yang datang itu tidak saja warga Tionghoa, namun yang non-Tionghoa pun tampak ikut dalam perhelatan tersebut.
Hal ini dikatakan, Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE saat ditemui diruangnya, Jumat (17/02/2023) dikantornya. Dengan rangkaian kegiatan puncak Imlek itu berlangsung semarak dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seperti barongsai, pesta petasan, lagu-lagu Hokkien dan Mandarin serta tarian.
BACA JUGA: Hasyim SE: Apresiasi Kegiatan Kirab Budaya Khunghucu dan KTM
“Malam Imlek tahun ini semua bersuka cita, rezeki berlimpah dan panjang umur,” kata Hasyim dalam pidatonya di acara tersebut.
“Saya berterima kasih kepada pihak-pihak yang membantu terselenggaranya Pesta Rakyat ini. Ada kawan-kawan dari KSH (Kita Sahabat Hasyim), HSC (Happy Social Community),” tambahnya.
Hasyim juga mengucapkan terima kasih kepada warga Jln Selam 2 atas kesediaan mereka memfasilitasi tempat pelaksanaan pesta rakyat itu. “Sekaligus juga saya mohon maaf, kalau acara ini mengganggu kelancaran arus lalu lintas di sini,” kata Hasyim.
Usai menyampaikan pidato, Hasyim diminta pengunjung untuk bernyanyi. Mereka pun meneriakkan kata “nyanyi” beberapa kali. Akhirnya, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan ini pun kembali mengambil mic dan menyanyikan 2 lagu dangdut, “Karmila” dan “Aku Rindu.”
BACA JUGA: Hasyim SE: Stiker atau Banner Open House Imlek Hoax
Hasyim mengaku kaget melihat pengunjung yang membludak. “Perkiraan kami hanya 1.000 orang. Tapi ternyata padat. Masyarakat sangat antusias,” ujarnya.
Ia pun mengatakan, mengusulkan Perayaan Cap Go Meh menjadi agenda Pemko Medan. “Di beberapa daerah seperti di Kota Singkawang atau di Kota Tanjungpinang ini sudah jadi rutinitas tiap tahun. Event semacam ini jika dikemas lebih bagus bisa mendatangkan wisatawan dalam dan lyar negeri,” bebernya. (Alian)








