“Vaksinasi standar nasional itu 35 persen, kita sudah di atas itu. Alhamdulillah vaksin dosis satu sudah 40 persen, dosis kedua 35 persen dan terus berjalan di 41 Faskes kita dari 80 Faskes yang ada dan kelak akan kita maksimalkan di seluruh Faskes dengan bantuan TNI-Polri dan semua pihak,” kata Bobby saat meninjau vaksinasi di UMN kemarin.
Langkah-langkah kongkrit Bobby Nasution itu pun dipuji oleh salah satu praktisi dan pemerhati kesehatan Kota Medan, dr.David Luther Lubis, SKM, M.Ked (OG), Sp.OG, K-Urogin.
BACA JUGA: Bobby Nasution Ajak Kahiyang Ayu Jenguk dan Santuni Korban Penembakan
“Yang dijalankan Pak Bobby terlihat hasilnya, kerja yang cukup bagus menurut saya. Tracing testing sampai ribuan per hari itu kan benar-benar kerja. Yang positif langsung dibawa ke Isoter cepat ditangani cepat sembuh. BOR tersedia karena banyak yang sembuh dan yang Positif berkurang. Kita harus terus dukung langkah ini,” kata dr David Senin (6/9/2021).
Soal PPKM, dr David juga mendukung sebab pembatasan mobilitas masyarakat jelas berdampak terhadap penurunan kasus baru. “Masyarakat memang harus ikuti arahan pemerintah demi kebaikan kita juga. Kalau memang tak ada yang terlalu urgent lebih baik tak keluar,” lanjutnya.
Dari seluruh langkah yang telah ditempuh, dr David mengembalikan kepada kedisiplinan masyarakat pula. Sebab segala program jika tak diikuti oleh masyarakat maka hasilnya tak akan maskimal.
“Contohnya vaksin, mari kita semua bersemangat karena itu salah satu ikhtiar kita agar kehidupan kita kembali normal seperti dulu. Masyarakat terus saling menjaga dengan tetap disipin prokes, mudah-mudahan kita bisa segera akhiri pandemi ini,” pungkasnya. (red)








