Pada hari rabu (14/12/2022) ada beberapa kecamatan peserta yang ikut tes wawancara diduga terjadi permainan kotor dan hitam, karena untuk kelulusan PPK itu bukan dilihat dari hasil ujian CAT yang nilai tertinggi, namun dilihat dari tes wawancara.
Disebutkan ada celah pihak komisioner KIP untuk melakukan lobi-lobi uang untuk bisa lulus menjadi anggota PPK, sehingga dinilai tim saber pungli Polda Aceh perlu untuk melakukan pendalaman terhadap perekrutan anggota PPK di Agara.
BACA JUGA: Pengurus JASA Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah Dilantik
“Perlu kiranya nomor handphone seluruh anggota komisioner KIP agar dilakukan penyadapan oleh tim saber pungli, karena di situlah sudah jelas ada bukti percakapan tentang dugaan pungli dalam perekrutan PPK tersebut,” sebut Ahmad Hasimi. (M. Jeni)








