KARO | kliksumut.com – Karyawan PT Inalum berinisial RR (32) warga Perumahan Tanjung Gading Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara meninggal di Kamar hotel Grand Vinus Jalan Ori Desa Jaranguda, Kecamatan Berastagi (13/3/2022) dengan kondisi telungkup di kamar mandi hotel.
Informasi yang didapat dari pihak kepolisian Polsekta Berastagi bahwa korban RR bersama istri dan adiknya berwisata ke Berastagi, namun sebelum chek ini di hotel sekitar pukul 20.00 WIB, korban bersama Istri dan adiknya membeli makanan di Kota Berastagi, namun selang beberapa jam korban ditemunkan telungkup.
BACA JUGA: Rapat Dengar Pendapat, Anggota DPR Usir Dirut Inalum Keluar
Setelah mendapat laporan dari masyarakat adanya salah seorang tamu yang meninggal di kamar hotel Grand Vinus Jalan Ori Desa Jaranguda Kecamatan Berastagi, Minggu (13/3/2022) Kapolsek Berastagi Kompol L.Marpaung bersama Kanit Reskrim Ipda H.F.Marpaung dan personil Polsekta Berastagi langsung menuju TKP, dan setelah memastikan atas informasi dari masyarakat tersebut di dapati seorang pria dalam keadaan tidak bernyawa dengan posisi telungkup di kamar mandi.
Disebutkan Kapolsekta Berastagi korban bernama RR (32) yang merupakan Karyawan PT Inalum dengan alamat Perumahan Tanjung Gading Kabupaten Batu Bara Sumatera Utara.
“Dimana sebelumnya korban bersama istri dan adiknya pada Sabtu (12/3) membeli makanan di Berastagi dan selanjutnya sekira pukul 20:00 Wib Chek in di Hotel Grand Vinus Berastagi,” ujar Kapolsekta Kompol L.Marpaung.
Sementara itu istri korban berinisal M menyebutkan bahwa kondisi korban saat berangkat dari rumah Perum Tj. Gading Kabupaten Batubara dalam keadaan sehat dan tidak ada keluhan selama dalam perjalanan dan tidak memiliki riwayat penyakit.
BACA JUGA: Sigap, Personil Polres Karo Selamatkan Pria Tergelatak di Kabanjahe
“Suami saya, sebelum berangkat dan perjalanan tidak memiliki Riwayat penyakit,” sebutnya.
Sementara itu, dari hasil VER dari RSU Kabanjahe melalui Dokter jaga dr. Eva Br Bangun mengatakan korban RR mengalami gangguan hilangnya pernafasan yang diakibatkan serangan jantung.
“Ya korban mengalami gangguan hilangnya pernafasan, maka diakibatkan serangan jantung,” ujarnya.
Dalam kejadian tersebut pihak keluarga tidak melanjutkan kejadian tersebut ke proses hukum dan pihak keluarga berencana akan membawa korban ke Labuhan Batu untuk dilakukan proses pemakaman. (Her/Del)








