Jasmahadi Borong Bakso Demi Bantu Pengungsi Korban Banjir

MEDAN | kliksumut.com – Prihatin melihat kondisi ratusan warga menjadi korban banjir di Jalan Bajak III, Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas, Sumatera Utara, pada minggu, (27/02/2022) malam dan tersentuh melihat puluhan warga harus mengungsi ke Mesjid Baiturrahman. Dimana para korban banjir, mendapat perhatian khusus dari seorang dermawan yang relah memberikan rezekinya untuk memborong makanan milik pedagang bakso untuk diberikan kepada puluhan warga yang mengungsi di Masjid.

Seorang dermawan tersebut, bernama lengkap Jasmahadi atau dipangil pak hadi, ketika saat dijumpai awak media dilokasi pengungsian (Mesjid Baiturrahman), hadi mengaku dirinya tersentuh dan Prihatin melihat kondisi puluhan warga yang berada di komplek rumahnya, terpaksa tidur di Mesjid hanya mengunakan tikar saja.

BACA JUGA: Puluhan Warga Korban Banjir Medan Mengungsi ke Mesjid

Hadi menambahkan, warga mengungsi tidak hanya orang tua yang tidur di masjid, mirisnya dengan cuaca malam yang dinggin bahkan ada balita yang masih berusia satu tahun terpaksa harus tidur diruang teras masjid, hal ini dikarenakan rumah warga terendam banjir.

“Tujuan saya memberikan rezeki memborong makan bakso, minuman, snack. kepada ibu ibu dan anak anak yang sedang mengungsi di Mesjid Baiturrahman, saya lakukan dengan niat tulus dan iklhas, langkah baik ini, dikarenakan saya merasa terpangil melihat warga yang berada dikampung halaman dirumah saja ada kebanjiran,” katanya Hadi. Senin, (28 Februari 2022).

Dari beberapa sumber informasi dari warga korban banjir, Jasmahadi diketahui adalah seorang kepala desa marjanji, Kecamatan Pispis, kabupaten Sergei. Kedatangan hadi kepengungsian masjid saat banjir di Jalan Bajak III, Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas, memberikan motivasi agar warga tetap semangat dan jangan putus asa meski rumah warga terendam banjir.

Ani salah seorang pengungsi mengatakan Jasmahadi sosok orang yang baik, dermawan dan kerap membantu warga di kampung halamannya di bajak III, apalagi ketika warga sedang mengalami kesusahan.

BACA JUGA: Ratusan Rumah Warga di Bajak III Medan Terendam Banjir

“Abang wartawan, pak hadi itu kepala desa marjanji, meski kami ini, bukanlah warga didesanya, bahkan beliau sebelum menjadi kepala desa, dikampung bajak III ini hadi merupakan orang yang di kenal cukup baik dan dermawan yang kerap membantu warga,” tutup ani.

Sebelumnya, Itensitas curah hujan yang tinggi terus mengguyur kota Medan, menyebabkan ratusan rumah warga di Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas terendam banjir, selain perabotan rumah tangga yang terendam banjir, sejumlah kendaraan roda empat dan roda dua yang terparkir dihalaman rumah warga juga ikut terendam banjir. Air banjir merendam pemukiman rumah warga, mencapai ketinggian paha orang dewasa atau lebih kurang 100 Centimeter akibat banjir tersebut puluhan warga pun harus mengungsi ke masjid. (Fh)

Pos terkait