Jalan Lintas Cot Girek Digenangi Air, Ratusan Rumah Terendam Akibat Tanggul Jebol

  • Whatsapp
Jalan Lintas Cot Girek Digenangi Air, Ratusan Rumah Terendam Akibat Tanggul Jebol
Pantauan media ini pada hari Jum'at (12/11/2021) pukul 09.00 Wib ada beberapa desa yang sudah tergenang banjir akibat luapan air sungai Krueng Keureuto dan juga ada beberapa titik

LHOKSUKON | kliksumut.com lagi -lagi wilayah Aceh Utara digenangi banjir akibat tingginya Intensitas curah hujan beberapa hari lalu yang mengguyur Aceh Utara, tidak hanya itu banjir Aceh Utara seakan menjadi adat dan kebiasaan yang memang sudah melekat dengan masyarakat.

Bagaimana tidak untuk tahun ini saja Aceh sudah beberapa kali diterjang banjir, meskipun dengan Kecamatan dan desa yang berbeda.

Pantauan media ini pada hari Jum’at (12/11/2021) pukul 09.00 Wib ada beberapa desa yang sudah tergenang banjir akibat luapan air sungai Krueng Keureuto dan juga ada beberapa titik yang tanggul yang bocor dan jebol yang ikut menggenangi ratusan rumah warga.

BACA JUGA: Tim Gabungan Temukan Korban Hanyut di Sungai Pandan Aceh Tamiang

Bacaan Lainnya

Desa- desa yang tergenang air untuk kecamatan Lhoksukon, desa Geulumpang ke desa Buloh, desa Kumbang desa Dayah LT, Desa Krueng LT dan desa Jok KM II

Selain mengenai perumahan warga dibeberapa titik juga ikut menggenangi jalan lintas Cot Girek, diantaranya di desa Jok KM II, kemudian di desa Kumbang KM VII dan Juga di desa Geulumpang KM X.

Untuk Desa Geulumpang KM X disebakan karena luapan air karena rendahnya tanggul kemudian untuk Desa Kumbang berdasarkan keterangan Geuchik desa Kumbang ada dua titik tanggul yang jebol, sedangkan untuk desa Jok KM II terdapat tanggul yang bocor.

Wan Nekat Geuchik Desa Kumbang KM VII mengatakan, air mulai naik menjelang subuh, disebabkan adanya beberapa titik tanggul yang jebol.

“Air mulai naik sekitar habis subuh dan saat ini sudah kita dirikan dapur umum, karena banyak warga yang belum makan makanya kita dirikan dapur umum, dan sekarang sudah menggenangi perumahan warga. Air naik selain luapan air sungai juga terdapat dua titik tanggul jebol, namun belum bisa kita pasti karena kami belum bisa melihat langsung karena air sangat deras,” terang Wan Nekat saat di konfirmasi media ini.

Sementara itu Plt Kalaksa BPBD Aceh Utara Murzani, mengatakan untuk saat ini belum ada laporan yang masuk terkait kondisi banjir di wilayah kecamatan Lhoksukon, namun kemarin kita juga sempat turun kesana untuk melakukan pengecekan kondisi yaitu di desa Jok KM II dan desa meuncat sedangkan di desa Jok terdapat tanggul yang bocor.

BACA JUGA: 4 Wisatawan Hanyut di Wisata Pandan Aceh Tamiang, 1 Belum Ditemukan

Tambahnya, Untuk informasi banjir Aceh Utara kemarin itu ada beberapa kecamatan diantaranya kecamatan Matang Kuli, Kecamatan Sawang, Nisam dan Bandar Baro.

“Baik kita akan tunggu laporan dilapangan, mungkin anggota kami lagi mencari data tentang kondisi terkini, nanti akan saya laporkan informasi selanjutnya,” ucap Plt Kalaksa.

Terlihat dilapangan, Kapolsek Lhoksukon bersama personil dan Babinsa Koramil Lhoksukon melakukan pantauan kondisi banjir dilapangan. (Syahrul)

Pos terkait