HUT ke-23 Pakpak Bharat, Bupati Frans Bernhard Tumanggor Kenang Perjuangan Tokoh Pemekaran dan Ajak Warga Wujudkan “Kasah Kininduma”

HUT ke-23 Pakpak Bharat, Bupati Frans Bernhard Tumanggor Kenang Perjuangan Tokoh Pemekaran dan Ajak Warga Wujudkan "Kasah Kininduma"
Bupati Pakpak Bharat Frans Bernhard Tumanggor mengapresiasi jasa tokoh pemekaran saat Sidang Istimewa DPRD HUT ke-23 Kabupaten Pakpak Bharat serta mengajak masyarakat bersatu mewujudkan semangat "Kasah Kininduma".

KLIKSUMUT.COM | PAKPAK BHARAT – Suasana penuh rasa syukur dan penghormatan mewarnai Sidang Istimewa DPRD Kabupaten Pakpak Bharat dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-23 Kabupaten Pakpak Bharat, Senin (27/7/2026). Di hadapan pimpinan dan anggota DPRD, jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, serta tamu undangan, Bupati Pakpak Bharat Frans Bernhard Tumanggor menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para tokoh pemrakarsa pemekaran yang telah memperjuangkan lahirnya kabupaten tersebut.

Menurut Bupati, berdirinya Kabupaten Pakpak Bharat bukanlah hasil yang diperoleh secara instan. Di balik lahirnya daerah otonom itu terdapat perjuangan panjang yang dipenuhi pengorbanan tenaga, pikiran, waktu, dan dedikasi dari para tokoh pemekaran.

“Tokoh pemekaran Kabupaten Pakpak Bharat telah memberikan perhatian, tenaga, dan pikiran yang tulus untuk melahirkan kabupaten yang kita cintai ini. Seluruh perjuangan tersebut menjadi sejarah yang harus terus dikenang, terutama oleh generasi muda, agar semangat perjuangan itu dilanjutkan melalui kerja keras dan karya nyata di berbagai bidang,” ujar Frans Bernhard Tumanggor dalam pidatonya.

Momentum Hari Jadi ke-23 terasa semakin bermakna dengan kehadiran salah satu tokoh pemrakarsa pemekaran Kabupaten Pakpak Bharat, dr. MP Tumanggor.

Di hadapan seluruh peserta sidang, Bupati secara khusus menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus rasa hormat atas jasa besar yang telah diberikan bagi masyarakat Pakpak Bharat.

“Terima kasih sudah hadir dan berkumpul bersama kami di Kabupaten Pakpak Bharat tercinta ini. Terima kasih atas warisan sejarah yang telah Bapak ukir 23 tahun yang lalu melalui tangan dingin, pemikiran visioner, pengorbanan waktu, pengabdian, dan perjuangan gigih, sehingga impian luhur untuk mendirikan sebuah kabupaten mandiri dapat terwujud,” ucapnya.

Frans juga mendoakan agar Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan kesehatan, umur panjang, serta kedamaian kepada dr. MP Tumanggor beserta keluarga.

“Kiranya semangat perjuangan Bapak akan selalu menjadi panutan bagi generasi penerus untuk memajukan Kabupaten Pakpak Bharat,” tambahnya.

Bacaan Lainnya

Tidak hanya kepada tokoh pemekaran, Bupati juga memberikan apresiasi kepada seluruh Penjabat Bupati, para Bupati dan Wakil Bupati terdahulu, serta seluruh anggota DPRD yang telah mengabdikan diri membangun Kabupaten Pakpak Bharat sejak awal berdiri hingga saat ini.

BACA JUGA: Anggaran Rutin Rp1,5 Miliar di Pakpak Bharat Disorot, Dugaan Penunjukan Pihak Ketiga hingga Minim Transparansi Jadi Sorotan

Menurutnya, pembangunan yang dinikmati masyarakat saat ini merupakan hasil estafet kepemimpinan yang terus berkesinambungan.

“Kontribusi seluruh pemimpin terdahulu menjadi fondasi penting dalam membawa Pakpak Bharat menuju masa depan yang lebih maju dan mampu bersaing dengan daerah-daerah berkembang lainnya di Sumatera Utara,” katanya.

Dalam pidatonya, Frans Bernhard Tumanggor juga memaparkan berbagai capaian pembangunan yang berhasil diraih Kabupaten Pakpak Bharat selama 23 tahun terakhir.

Berbagai sektor, mulai dari pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga penguatan ekonomi masyarakat terus menunjukkan perkembangan positif sebagai hasil kolaborasi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

Bupati menegaskan bahwa berbagai keberhasilan tersebut harus menjadi motivasi untuk terus bekerja lebih baik demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pakpak Bharat tahun ini mengangkat tema “Kasah Kininduma”, sebuah filosofi yang sarat makna bagi masyarakat Pakpak.

Frans menjelaskan bahwa kata Kasah melambangkan kegigihan, semangat juang, dan kerja keras dalam berkarya maupun berusaha. Sementara Kininduma mencerminkan cita-cita luhur akan kemakmuran, kesejahteraan, serta melimpahnya hasil bumi yang dapat dinikmati seluruh masyarakat.

Melalui tema tersebut, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat mengajak seluruh masyarakat memperkuat persatuan dan kolaborasi dalam membangun daerah.

“Maka melalui tema ‘Kasah Kininduma’, saya mengajak kita semua untuk duduk bersama dalam satu visi, menyatukan derap langkah, dan berkolaborasi tanpa sekat demi memetik buah kemakmuran Tanoh Pakpak yang kita cintai ini,” ajak Frans Bernhard Tumanggor.

BACA JUGA: Wisata Kebun Nanas Kuta Dame Pakpak Bharat Viral, Spot Foto Instagramable dengan Panorama Perbukitan Memukau

Peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Pakpak Bharat bukan sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk menghargai perjuangan para pendiri daerah sekaligus memperkuat komitmen membangun masa depan.

Dengan menjadikan semangat para tokoh pemekaran sebagai inspirasi, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus bersinergi menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan rakyat, dan mewujudkan Pakpak Bharat sebagai daerah yang semakin maju, mandiri, dan berdaya saing di Sumatera Utara. (KSC)

REPORTER: Juniker Berutu

Pos terkait