Hikmat Ramadani: Momentum Jelang Lebaran Tambah Semangat

Hikmat Ramadani: Momentum Jelang Lebaran Tambah Semangat
Hikmat Ramadani

KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Pemerintah Indonesia resmi mencairkan bonus bagi para atlet yang berlaga di ajang ASEAN Para Games 2025 pada Selasa (17/3/2026). Kebijakan ini menjadi bukti nyata apresiasi negara terhadap perjuangan kontingen Merah Putih yang tampil gemilang di Thailand.

Salah satu atlet para bulutangkis berprestasi, Hikmat Ramadani, mengungkapkan rasa syukur atas pencairan bonus tersebut. Ia menyebut momen ini sangat tepat karena bertepatan dengan menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Alhamdulillah saya sudah dapat informasi mengenai bonus para atlet. Saya sangat senang dengan berita ini, apalagi momennya pas karena sebentar lagi Lebaran. Semoga dengan adanya bonus ini saya semakin bersemangat untuk berprestasi dan mengharumkan nama Indonesia,” ujar Hikmat dalam keterangan tertulis kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Jumat (20/3/2026).

Hikmat Ramadani mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih dua medali emas, masing-masing pada nomor tunggal putra SL4 dan ganda campuran SL3–SU5 bersama Leani Ratri Oktila. Keberhasilan ini turut mengukuhkan dominasi Indonesia di cabang para bulutangkis.

BACA JUGA: Nur Ferry Pradana Borong 3 Emas di ASEAN Para Games 2025

Atlet asal Tasikmalaya tersebut mengungkapkan bahwa bonus yang diterimanya akan dimanfaatkan secara bijak, terutama untuk tabungan dan investasi masa depan.

Hikmat juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan berbagai pihak yang telah memberikan perhatian besar terhadap atlet disabilitas. Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Prabowo Subianto, serta Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir.

Selain itu, ia turut menyebut peran Chef de Mission Reda Manthovani dan Ketua National Paralympic Committee Indonesia, Senny Marbun, yang dinilai telah memberikan dukungan penuh kepada para atlet.

Bacaan Lainnya

“Terima kasih atas apresiasi dan kepercayaan kepada kami para atlet disabilitas. Ini membuat kami merasa setara dengan atlet non-difabel,” tuturnya.

Menatap masa depan, Hikmat berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih bagi atlet disabilitas, khususnya dalam hal jaminan karier setelah pensiun. Ia mengungkapkan keinginannya untuk bisa diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

BACA JUGA: Kemenpora Dukung Turnamen AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 di Pontianak

“Harapan ke depan, saya ingin menjadi ASN. Mudah-mudahan pemerintah bisa memberikan kesempatan bagi kami para atlet disabilitas,” ujarnya.

Pencairan bonus ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mendukung dan menghargai prestasi atlet, termasuk atlet disabilitas. Langkah ini diharapkan dapat memotivasi para atlet Indonesia untuk terus berprestasi di kancah internasional dan membawa nama bangsa semakin harum. (KSC)

TIM REDAKSI

Pos terkait