Menurutnya, materi pada kuliah umum ini sangat penting disampaikan, karena mahasiswa akan memiliki bayangan untuk berkarir dalam 20 tahun ke depan dan dapat menyesuaikan diri terhadap tantangan global dan perkembangan teknologi dalam berbagai bidang.
Ketua PBNU KH Yahya Cholil Staquf dalam materinya menyampaikan, ekonomi Indonesia hanya bisa bangkit ketika masyarakat turut aktif bergerak dan berkonsolidasi mengatasi masalah-masalah besar yang menjadi penghalang keharmonisan.
Sebab agenda-agenda yang dibentuk oleh pemerintah kurang mampu membawa masyarakat bangkit dari kesulitan ekonomi yang dialami kini.
“Pertama-tama ekonomi Indonesia ini maju bila masyarakat itu aktif bergerak karena pemerintah saja yang bergerak tidak cukup untuk bisa membawa masyarakat ini bangkit dari kesulitan-kesulitan ekonomi yang kita alami,” jelas Gus Yahya.
BACA JUGA: USU Terima Hibah Teaching Farm dan Beasiswa dari PT Charoen Pokphand Indonesia
Kuliah Umum Ketua PBNU itu sendiri turut diapresiasi Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution yang menyebutkan kegiatan ini sangat bermanfaat karena di Medan terdapat keberagaman suku dan agama sehingga materi yang disampaikan KH Yahya Choli Staquf sangat dibutuhkan.
“Kami Pemko Medan mengucapkan terima kasih kepada Gus Yahya yang telah memberi materi kepada mahasiswa di Medan dan USU sebagai penyelenggara. Kita ketahui Medan ini miniaturnya Indonesia, karena itu Medan membutuhkan materi yang disampaikan Gus Yahya,” ujar Bobby.
Kuliah umum itu sendiri berlangsung dengan meriah dihadiri lebih dari seribuan mahasiswa, Majelis Wali Amanat USU, Pimpinan USU, mulai dari level program studi, fakultas sampai universitas. (swisma)








