“Saya mengucapkan terima kasih kepada PAG yang telah memberikan dukungan penuh kepada saya untuk tampil di forum ini. Sebuah kehormatan yang tak ternilai sekaligus pencapaian yang wajib disyukuri,” ujar pria kelahiran Krueng Geukeuh, Aceh Utara, 26 tahun silam ini.
Selain tentang Bisnis LNG Hub di Indonesia, alumnus Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, ini juga menjelaskan tantangan PAG sebagai perusahaan pertama di bidang LNG Hub di Indonesia serta kesuksean perusahaan menjaga integritas dan profesionalisme sesuai komitmen dengan customer.
BACA JUGA: Subholding Gas Pertamina Uji Pasar Program PGN Sayang Ibu Gaskita
Dalam kesempatan itu, ia tampil dengan beberapa profesional lain, seperti Sungwon Lee dari Korea Shipbuilding and Offshore Engineering, Alden Evans dari Worley serta Mireille Franco yang menjabat sebagai HSEQ & Technical Director TotalEnergies.
Pada pertengahan Agustus lalu, PAG telah melakukan kerjasama strategis sebagai upaya menetapkan jejak milestone going global dengan menandatangani Terminal Use Agreement dengan TotalEnergies dalam pemanfaatan LNG Hub Arun pada tahun 2021. TotalEnergies akan menggunakan 2 unit LNG Tank dengan total kapasitas 207.000 m3. (rel-swisma)








