KLIKSUMUT.COM | TEBINGTINGGI ~ Banjir kembali melanda Kota Tebingtinggi dalam dua hari terakhir setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur sejumlah wilayah di Sumatera Utara (Sumut).
Curah hujan yang terus meningkat membuat air sungai meluap hingga merendam ribuan rumah di lima kecamatan. Sebanyak 26 kelurahan mengalami dampak cukup parah sehingga aktivitas warga nyaris lumpuh.
GMNI Turun ke Lokasi Banjir
Melihat situasi tersebut, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Tebingtinggi bergerak cepat menggelar aksi sosial. Para kader GMNI mendistribusikan paket makan malam kepada warga yang masih bertahan di rumah, terutama mereka yang belum dapat mengungsi.
BACA JUGA: Istri Gubernur Aceh Dievakuasi Naik Truk CPO, Terjebak Banjir 2 Hari di Aceh Utara
Dengan menyusuri permukiman yang airnya masih setinggi lutut hingga pinggang, para kader memastikan bantuan sampai langsung ke warga yang membutuhkan.
Ketua DPC GMNI Tebingtinggi, Rio Samuel Manurung, memimpin langsung kegiatan tersebut bersama Sekretaris Cabang dan sejumlah kader. Dengan membawa puluhan paket makanan, mereka mendatangi satu per satu rumah warga di kelurahan terdampak.
“Banjir yang terjadi di Tebingtinggi adalah duka kita bersama. Hampir 26 kelurahan di 5 kecamatan terdampak banjir ini. Ini bencana alam yang harus kita hadapi dengan semangat gotong royong. Mari kita saling membantu agar duka ini bisa kita lalui bersama-sama,” ujar Rio Samuel Manurung saat berada di lokasi banjir.
BACA JUGA: Bencana Hidrometeorologi Melanda 13 Daerah di Sumut, 47 Warga Meninggal dan Ribuan Mengungsi
Harapan Banjir Segera Surut
Sekretaris Cabang GMNI Tebingtinggi, Rizka Rahmayani, juga menyampaikan harapannya agar debit air segera turun sehingga aktivitas warga bisa kembali pulih.
“Kami berharap air cepat surut, terutama agar anak-anak bisa kembali ke bangku sekolah dan warga dapat melanjutkan rutinitas seperti biasa,” katanya.
Pantauan di lapangan menunjukkan beberapa titik mulai mengalami penurunan debit air. Warga yang rumahnya sudah tidak lagi tergenang tampak mulai membersihkan lantai, perabot, dan barang-barang yang rusak akibat terendam.
BACA JUGA: Lebih dari 50 Persen Kecamatan di Kota Medan Terendam Banjir, Ribuan Warga Mengungsi
Imbauan Kesiapsiagaan Bencana
Dari struktur organisasi GMNI Sumatera Utara, Sekretaris DPD GMNI Sumut, Aldi Sinurat, turut memberikan imbauan agar pemerintah meningkatkan langkah mitigasi.
“Kami mendorong Forkopimda Tebingtinggi agar lebih meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana seperti ini. Kita harus meminimalkan dampak dan memastikan masyarakat aman,” tegasnya.
GMNI Sumut juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada karena curah hujan di Sumatera Utara masih berpotensi tinggi. Warga diminta menyiapkan langkah antisipatif, termasuk mengevakuasi barang penting ke tempat yang lebih tinggi apabila diperlukan. (KSC)
REPORTER: Arif Genta Buana








